Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 19:53 WIB

Djarot Harap Tak Ada Pejabat DKI Terjerat Korupsi

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 5 Oktober 2017 | 13:35 WIB

Berita Terkait

Djarot Harap Tak Ada Pejabat DKI Terjerat Korupsi
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta meluncurkan sistem audit keuangan dan pengaduan terpadu melalui sistem daring hari ini, Kamis (5/10/2017).

Sistem Informasi Pengawasan SI Insan (e-Audit) dan Sistem Pengaduan Terpadu-Sipadu (Whistleblowing System) menjadi namanya.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengharapkan sistem ini mampu memaksimalkan kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI di Balai Kota.

Pasalnya, hingga sejauh ini Djarot mengungkapkan masih banyak penyimpangan yang terjadi. Ia pun geram akan hal ini.

"Ini yang menjengkelkan, pengawasan objek sama dilakukan berkali-kali. Kita harus berpikir pengawasan terpadu, secara elektronik. Semakin sibuk mengawasi, target outcome kami terganggu," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017).

Ia mengungkapkan, sistem pengawasan audit keuangan diperlukan untuk mempersingkat perizinan dan tak terlalu banyak mengawasi secara manual.

"Kita sibuk sekali, artinya pengawasan yang lebih baik adalah pengawasan di dalam diri kita sendiri," ucapnya.

Politikus PDIP ini pun mengharapkan adanya peningkatan kesadaran dari setiap pejabat agar menghindadi perilaku korupsi demi terciptanya kesejahteraan rakyat.

Sistem ini, lanjutnya, pun bukan bertujuan untuk meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) di lingkup Pemprov DKI.

"Kalau (tujuan) pokoknya WTP, meskipun dalamnya amburadul, enggak bisa. Waktu saya kurang 10 hari (habis masa jabatan Gubernur DKI). Saya deg-degan, jangan sampai dalam sepuluh hari ini, ada yang kena (kasus korupsi)," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x