Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 19:55 WIB

Anies-Sandi Diimbau Evaluasi BUMD

Oleh : Ivan Sethyadi | Senin, 2 Oktober 2017 | 12:08 WIB
Anies-Sandi Diimbau Evaluasi BUMD
Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno harus mempertimbangkan perombakan jajaran direksi serta komisaris sebanyak 26 badan usaha milik daerah (BUMD) saat resmi menjabat pada 16 Oktober 2017.

Pergantian direksi dan komisaris puluhan BUMD tersebut untuk mewujudkan tagline Anies-Sandi saat Pilgub DKI Jakarta 2017, yakni "Maju Kotanya, Bahagia Warganya".

"Satu bulan pertama setelah pelantikan, Anies-Sandi harus melakukan evaluasi total seluruh BUMD," kata Direktur Eksekutif Jakarta Monitoring Network (JMN) Ahmad Sulhy melalui pesan singkatnya kepada INILAHCOM, Senin (2/10/2017).

Sulhy mendorong Anies-Sandi yang diusung Partai Gerindra-PKS itu melakukan pergantian direksi dan komisaris secepatnya dengan sosok yang berkualitas, profesional dan terpercaya.

Nyaris seluruh BUMD DKI tidak memiliki visi dan progres yang jelas. Warga Jakarta tidak pernah tahu, apa yang telah diperbuat BUMD DKI untuk kemaslahatan rakyat Jakarta. Informasi seputar BUMD yang muncul melalui media hanyalah berita soal pemberian Penyertaan Modal Daerah (PMD).

"Sedangkan selebihnya hanya program yang menghabiskan Silpa APBD yang tidak terserap dengan menjalankan proyek penugasan pemerintah. Tidak ada sama sekali upaya BUMD dalam menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang signifikan," ungkapnya.

Selain itu, sejumlah BUMD juga kerap memperoleh kucuran PMD yang nominalnya terbilang wah, namun sumbangan PAD sangat minim. Contohkan kinerja Bank DKI yang menerbitkan kartu Jakcard tapi fungsinya tidak bisa menangkap potensi keuntungan, padahal saat ini telah memasuki era transaksi non tunai.

"Jakcard Bank DKI hanya bisa digunakan untuk Transjakarta saja, warga Jakarta tidak bisa menggunakan pada commuter line juga untuk bayar tol," tandasnya. [rok]

Tags

Komentar

 
x