Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 17:24 WIB

Sindikat Pencuri Banyak Berkeliaran di Rumah Sakit

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 16 Agustus 2017 | 17:28 WIB
Sindikat Pencuri Banyak Berkeliaran di Rumah Sakit
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriono - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriono mengatakan sindikan pencurian dalam mobil dengan modus pecah kaca masih berkeliaran di sejumlah Rumah Sakit dan Rest Area.

11 Agustus 2017, pihaknya kembali menangkap dua dari empat komplotan pencuri dengan modus pecah kaca mobil menggunakan keramik busi. Mereka adalah MS (19) dan MRLH (30).

"Kami berhasil mengamankan dua orang pencuri dengan modus pecah kaca mobil. Mereka adalah MS dan MRLH," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/8/2017).

Ia menjelaskan kedua orang yang berprofesi sebagai pedagang ini ternyata sudah 57 kali melakukan pencurian dengan modus ini. Dari pengakuan tersangka, komplotanya kebanyakan melakukan aksi di wilayah Jakarta Barat, Utara dan Tangerang.

"Kebanyakan, pelaku ini mengincar mobil-mobil mewah di tempat parkir seperti Rumah Sakit, Mall, Rest Area dan kampus," kata bebernya.

Kanit III Resmob Kompol Agung Wibowo mengatakan, modus yang digunakan pelaku ini adalah berkeliling ke sejumlah tempat umum dengan menggunakan mobil.

Jika siang hari, mereka pakai modus cara pecah kaca, namun pada malam hari dengan congkel pintu menggunakan letter T.

"Jadi mereka naik mobil, melihat ada pengunjung datang dan memarkirkan mobilnya di pinggir jalan. Keduanya turun seraya melihat apakah ada benda mewah didalamnya. Jika iya, mereka akan mengambilnya," ungkapnya.

Dari pengakuannya, sejumlah Mall mewah yang disambangi antara lain Mall Pluit Village, ITC Permata Hijau, Plaza Senayan. Sementara rest areanya berada di Tol Cikarang dan Serang.

"Barang-barang yang diambil biasanya handpone, laptop, pakaian, buku hingga alat musik. Nah, dalam tempo Juli sampai Agustus ini mereka sudah 11 kali mencuri," tambah Agung.

Untuk mengetahui keuntungan yang mereka dapat, polisi masih mengejar dua buron lainnya yakni ML dan UDN.

"Mereka ini yang berperan mengawasi situasi keadaan disaat pelaku melakukan aksinya," tutur Agung.

Dari pengakuannya, MS yang juga warga Duri Kepa, Kebon Jeruk ini mengaku sudah dua tahun beraksi dengan memecahkan kaca mobil menggunakan potongan busi sebesar batu kerikil.

Olehnya, busi berwarna putih itu dia lemparkan ke kaca hingga retak. Setelah itu, kedua tangannya langsung mendorong kaca itu hingga jatuh. Modus ini merupakan cara lama yang digunakan pelaku.

"Saya belajar sendiri," kata MS yang mengenakan baju tahanan itu.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x