Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 13:22 WIB

Sandi Resmikan OK OCE Akademi di UNJ

Oleh : - | Rabu, 19 Juli 2017 | 01:29 WIB
Sandi Resmikan OK OCE Akademi di UNJ
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno menghadiri pembukaan OK OCE Academi yang diselenggarakan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Sandi juga ikut meresmikan program pelatihan tersebut untuk mendidik calon wirausaha.

"Kedepan kita harus gencar menggerakkan OK OCE agar Jakarta maju dan mampu mengaplikasikan teknologi digital di segala aspek," kata Sandi di Kampus UNJ, Selasa (18/7//2017).

Sandi mengatakan hasil penelitian terakhir menyebutkan kota metropolis dunia berpeluang menjadi pusat perekonomian, terdapat 75 persen kota metropolitan di Indonesia menerapkan hal tersebut.

"Kemudian hampir 90 persen perekonomian dihasilkan oleh kota, disini tantangannya. Kedepan, kota harus beri solusi. Mau tak mau perekonomian Jakarta, pilar-pilarnya harus bisa ciptakan lapangan kerja," ujarnya.

OK OCE Academi dilatarbelakangi dengan fenomena startup yang muncul menghiasi roda perekonomian Indonesia. Sandi kemudian memberi contoh sosok Ahmad Zaki, yang mampu mendirikan bukalapak.com, sosok Dani Makarim GO-JEK.

"Masih banyak sekali seperti tokopedia, traveloka. Khusus Traveloka, sekarang saja sudah sampai merambah ASEAN," kata Sandi.

Sandi menambahkan alasan kuat OK OCE Academi dicetuskan bukan hanya untuk pintar berwirausaha, namun juga mampu berkembang dengan kemajuan teknologi. Dari 44 persen masyarakat Asia, hampir 60 persen rutinitas mereka lakukan diprediksi akan hilang dan diganti oleh robot.

"Bisa kita lihat 15-20 tahun lagi kemungkinan segala pekerjaan akan ada ahli digital digantinya dengan sistem sistem Arificial Intelligent (AI)," jelas dia.

Ia menekankan disinilah peran pemerintah untuk investor yang membutuhkan dukungan seperti perizinan. Sandi berharap perizinan tersebut harus lebih cepat.

"Saya harap yang hadir 30-40 persen bisa menjadi wirausaha yang sukses hingga level dunia, kita jangan sampai melihat lagi fastfood luar negeri yang masih mendominasi di Indonesia," tandasnya.[ris]

Komentar

 
x