Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 22:05 WIB

Total Hasil Rampok Komplotan SFL Capai Rp1,4 M

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 22 Juni 2017 | 17:30 WIB
Total Hasil Rampok Komplotan SFL Capai Rp1,4 M
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan komplotan perampok Davidson Tantono (31) sudah menjalankan aksinya di 24 lokasi.

Bahkan total pendapatan aksi mereka yang dilakukan sejak April 2017 itu diperkirakan sudah mencapai Rp1,4 Miliar.

Meski demikian, ia menyebut pihaknya hanya menemukan uang Rp6 juta dari tangan komplorn itu. Diduga itu sisa yang belum terpakai. Argo menduga, total itu juga digunakan untuk operasional sehingga tidak tersisa banyak.

"Semuanya untuk operasional seperti sewa apartemen, makan, sewa mobil. Semua ada disitu, untuk beli rokok dan lainnya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/6/2017).

Argo menjelaskan, para pelaku biasa mendapatkan uang Rp14 juta dari hasil pembagian merampok. Namun, semua langsung habis dipakai pelaku.

"Karena setiap kegiatan kan dibagi-bagi. Kan ada yang Rp100 juta ada yang Rp60 juta, dikurangi operasional, ada yang dibagi berapa. Kan habis semua itu dibagi-bagi," ulas Argo.

Meski demikian, polisi menduga masih ada sisa hasil rampok dan kini masih mencari lagi kemana asal sisa uang yang dipakai pelaku.

"Ada empat orang yang masih kami cari, kami selidiki lewat sana," tutup Argo.

Sebelumnya, Polisi telah menangkap tujuh pelaku pembunuhan Davidson secara bertahap. Setelah membekuk empat orang, Senin (19/6/2017), polisi berhasil menangkap Safril bersama kekasih berinisial RCL dan satu bandit berinisial NZR di tempat persembunyian, Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur.

Safril ditembak mati karena berusaha melawan saat diminta mencari senjata api yang telah dibuang di Jalan Arteri Porong, Sidoarjo.

Davidson dirampok dan dibunuh setelah diikuti kawanan bandit itu dari BCA cabang Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (9/6/2017), siang.

Bandit tersebut telah menebarkan paku khusus untuk membuat ban mobil Innova warna hitam yang dibawa Davidson bocor. Di tengah jalan ban kempes dan Davidson berhenti di SPBU, Jalan Daan Mogot, kilometer 12, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk menambah angin. Di situlah, dia dieksekusi. Setelah menembak mati Davidson, uang sebesar Rp350 juta dibawa kabur komplotan bandit.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x