Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 Juli 2017 | 01:42 WIB

Komplotan Pembunuh Davidson Diduga 'Patungan'

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 21 Juni 2017 | 15:38 WIB
Komplotan Pembunuh Davidson Diduga 'Patungan'
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pendanaan aksi perampokan dan pembunuhan kepada Davidson Tantono, bisa diperoleh dengan berbagai macam cara.

"Itu macam-macam, dia kan tak keseluruhan seluruh kelompok itu melakukan, ada kadang-kadang cuman 8 orang, kadang sepuluh orang. Kadang tujuh orang. Tergantung kegiatan yang mau dijadikan korban. Jadi, bisa juga untuk jalan itu urunan (patungan), berapa untuk sewa mobil bisa urunan," katanya di Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Ia menjelaskan, biasanya sistem kerja kelompok perampok memang menggunakan cara ini. Dana itu kemudian akan dipotong langsung ketika hasil rampokan sudah di tangan.

"Setelah uang yang dirampok itu sudah berhasil, nanti dikeluarkan dulu untuk sewa-sewa semua. (Dibayarin semua) untuk sewa hotel, mobil, nanti keuntungan baru dibagi, " ulasnya.

Diketahui, Polisi baru saja menangkap tiga orang pelaku perampokan Davidson Tantono yang salah satunya adalah kapten dan eksekutor SFL. Bahkan SFL tewas tertembak karena melawan saat ditangkap polisi. Dengan begini polisi telah menangkap 7 orang pembunuh Davidson.

Diketahui, seorang pria tewas dengan kepala tertembak di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot, KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat. Pria itu bernama Davidson Tantono, warga Tangerang, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, korban ditembak perampok usai mengambil uang tunai di sebuah bank yang berada tak jauh dari lokasi penembakan.[jat]

 
x