Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 19:04 WIB

Cegah Korupsi, Pelayanan Izin di DKI Dipersingkat

Oleh : Ivan Setyadi | Rabu, 7 Juni 2017 | 14:32 WIB
Cegah Korupsi, Pelayanan Izin di DKI Dipersingkat
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat mengharapkan pasukan putih Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB) dapat menghilangkan penyelewengan retribusi perizinan dan meminimalkan korupsi.

Untuk menunjang kinerja pasukan putih, mereka dilengkapi dengan mesin EDC mobile atau mesin gesek ATM

"Pasukan Putih Ajib ini merupakan perpanjangan tangan Pemprov DKI untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, masyarakat itu bos kita. Paradigma masa lalu harus diubah total. Dulu seakan-akan kita majikan, sehingga ketika ada minta pelayanan perizinan, non perizinan ada tarifnya. Ada syaratnya, tarif resmi ada, ditambah lagi tarif tidak resmi. Ini tidak boleh lagi terjadi," kata Djarot dalam acara penyerahan Perlengkapan Kerja Pasukan Putih Ajib dari Bank DKI di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Dulu, pegurusan izin yang rumit dan mahal biaya seolah jadi kebiasaan. Kondisi ini ingin diubah oleh Pemprov DKI. Karena itu, sejak dua tahun lalu, Pemprov DKI memperbaiki pelayanan publik, termasuk pelayanan perizinan agar dipermudah, dipercepat dan tidak mahal biayanya karena sesuai tarif.

"Kita bongkar praktik seperti itu dan kembalikan pada fungsi awal, bahwa Pemprov DKI harus melayani masyarakat. Jadi petugas AJIB, anda yang di ujung tombak, yang menjadi perpanjangan kaki dan tangan kami, sikap perilaku kami," ujarnya.

Karena itu, petugas AJIB harus memiliki sikap yang ramah, integritas, jujur dan tidak mempersulit serta memberikan solusi bagi warga atau investor yang ingin mengurus perizinan.

Bila nanti ada petugas Ajib yang tidak memiliki semua kompetensitas tersebut, maka yang terkena sanksi bukan hanya petugas AJIB saja, tetapi juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) DKI.

"Kami tidak penting berapa jumlah pelayanan yang diberikan, tetapi saya ingin kualitas juga. Masyarakat Jakarta itu sudah repot hidupnya. Jadi ketika orang butuh perisinan, anda jadi oase. Memberikan kemudahan di tengah kepadatan hidup," tuturnya.

Selain diberikan perlengkapan kerja berupa helm, seragam putih bertuliskan AJIB dan mesin EDC mobile, Djarot meminta pasukan putih AJIB harus diberikan kartu pengenal. Untuk menghindari oknum yang menyamar sebagai pasukan putih AJIB.

"Anda dibekali mesin EDC mobile, jadi pembayaran bisa digesek di tempat. Ini praktik pelayanan yang saya minta jadi role model untuk berantas korupsi dan suap," tandasnya. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x