Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 19:06 WIB

Dana BPO Ahok Bakal jadi Milik Djarot

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 26 Mei 2017 | 13:56 WIB
Dana BPO Ahok Bakal jadi Milik Djarot
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Biaya Penunjang Operasional (BPO) Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan dimasukkan ke BPO Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat.

Kepala Biro Kerjasama Daerah dan Luar Negeri Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Mawardi, mengatakan, total dana BOP bulan Mei 2017 yang dialihkan dari Ahok melalui Bank DKI sebesar Rp1.287.096.775.

"Sudah diterima masuk ke bendahara. Karena itu masih berjalan keuangan yang digunakan oleh kepala daerah," kata Mawardi di Balai Kota, Jumat (26/5/2017).

Sebelumnya, Ahok mengembalikan BPO sebesar Rp1,2 miliar. Dana tersebut sudah diterima DKI melalui bendahara pengguna anggaran di Biro Administrasi.

"Tapi sampai sekarang pak Plt belum menentukan bakal menggunakan anggaran yang mana," katanya.

Seperti diketahui, selama menjadi gubernur DKI Jakarta, Ahok menerima BPO sebanyak Rp2,1 miliar per bulan atau sekitar Rp24 miliar per tahun. Sementara BPO yang diterima Djarot sebagai Wagub adalah senilai Rp1,4 miliar.

Ahok sudah menandatangani surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hal itu dibenarkan Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono. Status Ahok sudah diberhentikan sementara pada 12 Mei lalu usai Ahok ditahan karena kasus penodaan agama.

Pemberhentian Ahok secara tetap tinggal menunggu surat dari Mendagri Tjahjo Kumolo. Setelah ini, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat diangkat sebagai gubernur definitif.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x