Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Mei 2017 | 10:14 WIB

Anies Cerita Perjalanan Menjadi Gubernur DKI

Oleh : - | Senin, 24 April 2017 | 23:05 WIB
Anies Cerita Perjalanan Menjadi Gubernur DKI
Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan berbagi cerita seputar perjalanannya dari awal mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI bersama wakilnya Sandiaga Uno hingga kemenangannya di Pilgub DKI.

Hal itu disampaikan Anies saat menghadiri acara tasyakuran milad ke- 25 Pondok Pesantren Al-Itqon di Cengkareng Jakarta Barat, Senin (24/4/2017). Ratusan jemaah yang hadir tampak antusias mendengar cerita Anies yang hingga kini masih tak menduga menjadi seorang Gubernur DKI.

"Delapan bulan yang lalu, saya tidak pernah menduga akan jadi cagub dan menjadi Gubernur DKI. Saya ditelepon habis Magrib sama atasan saya waktu lagi ramai reshuffle, bilang terima kasih sudah. Saya di rumah lagi santai, eh nama saya muncul di survei dan angkanya tinggi," kata Anies.

Anies bercerita dihari terakhir pendaftaran calon Gubernur DKI, padahal dirinya sedang berada di rumah sakit karena terkena penyakit demam berdarah. Saat itu Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy atau Romi menjenguknya dan menanyakan kesiapan Anies dalam pencalonan.

"Ketika saya di rumah sakit masih pakai infus, saya ditanya sama ketua partai (PPP), siap enggak Pak Anies jadi gubernur. Dan yang nyalonin itu PKS dan Gerindra, coba bayangin itu kan partai yang tadinya mendukung pasangan sebelah. Artinya berarti partai ini bukan berpolitik, tapi memang untuk bernegara," ujarnya.

Kemenangan yang berhasil diraih dalam Pilgub DKI, kata Anies, adalah amanah dari warga DKI untuk menciptakan kedamaian di ibu kota. Terlebih bagi seorang muslim sepeti jamaah Al-Itqon.

"Tunjukkan sikap orang menang, yang menang itu akan mengayomi. Ketika muslim dititipkan amanah, kita ingin Jakarta ke depan jadi aman, damai sejuk dan bukan sebaliknya," tandasnya.[ris]

 
x