Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 24 Juli 2017 | 05:46 WIB

Tim Anies-Sandi: Ayo Perangi Politisasi Sembako

Oleh : - | Selasa, 18 April 2017 | 17:24 WIB
Tim Anies-Sandi: Ayo Perangi Politisasi Sembako
(Foto: Inilahcom/dok)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tim Advokasi Cagub-Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menanggapi pernyataan tim pemenangan Cagub-Cawagub Petahana terkait masifnya money politic dalam bentuk pembagian sembako.

Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi, Yupen Hadi menyambut baik tanggapan kubu sebelah yang mengaku pembagian itu bukan berasal dari mereka dan secara tegas meminta pihak keamanan menangkap pelaku pembagian sembako.

"Berkaitan dengan pernyataan kubu sebelah yang memerintahkan tangkap para pelaku pembagian sembako, itu artinya kami semua miliki kesamaan semangat dan sepakat pembagian sembako mencederai demokrasi," kata Yupen dalam konferensi pers di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/4/2017).

Menurut Yupen, kesamaan pandangan untuk memerangi money politic dalam bentuk politisasi sembako tersebut juga harus diimbangi dengan penegakan hukum bagi para pelakunya tanpa pandang bulu. "Tangkapi saja jangan ragu, semua pihak baik kepolisian atau Bawaslu harus bertindak tegas karena pilkada DKI harus bersih dari perbuatan tercela khususnya pembagian sembako," tambah Yupen.

Tim advokasi Anies Sandi memang beberapa hari terakhir disibukkan dengan laporan mengenai aktifitas pembagian sembako yang dilakukan oknum timses cagub-cawagub nomor urut 2. Selain itu tim juga menemukan rumah Utut Adianto, anggota DPR fraksi PDIP di Kalibata yang digunakan untuk menimbun sembako.

Dalam kesempatan yang sama, Yupen juga menyampaikan apresiasi serta terima kasih bagi pihak yang telah memerangi serangan sembako di masa tenang. "Kami menyampaikan terima kasih kepada bawaslu yang melakukan OTT dan teman media yang telah menyebarkan berita kecurangan sebagai bentuk pengawasan untuk demokrasi yang lebih baik," tuturnya. [*]

 
x