Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 28 Mei 2017 | 00:44 WIB

Boy Sadikin Prediksi Pemungutan Suara Sangat Ketat

Oleh : - | Selasa, 18 April 2017 | 16:55 WIB
Boy Sadikin Prediksi Pemungutan Suara Sangat Ketat
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemungutan suara putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI, Rabu (19/4/2017) besok, bakal berlangsung ketat dan diwarnai gejolak, seperti putaran pertama, 15 Februari lalu.

Ketua Relawan Anies-Sandi, Boy Bernadi Sadikin, berpendapat demikian, karena tim petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, menggelar operasi sembako dan pembagian sapi pada masa tenang.

"Seharusnya masa tenang, ya tenang. Tidak ada aktivitas ke masyarakat. Karena masa tenang merupakan hak warga, agar bisa memantapkan pilihannya," ujarnya di Rumah Perubahan Ali Sadikin, Jl Borobudur, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/4).

Kata mantan ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DKI ini, pemberian kebutuhan pokok kepada masyarakat di seluruh wilayah ibu kota merupakan wujud pendidikan politik yang buruk.

"Itu pembodohan kepada masyarakat. Padahal, sudah diberi waktu berbulan-bulan oleh KPU DKI, termasuk debat, untuk menyosialisasikan visi misi kepada masyarakat," jelasnya.

"Apapun alasannya, ini menandakan tidak siap kalah. Kalau memang niat membantu masyarakat, kenapa enggak dari dulu?" imbuh Boy bertanya.

Lebih lanjut, putra sulung Gubernur DKI era 1966/1977, Ali Sadikin, tersebut, mengimbau para relawan dan simpatisan yang ada di masyarakatnya untuk bekerja ekstra pada pencoblosan, esok.

"Saya imbau kepada saudara-saudara sekalian yang mendukung Anies-Sandi tanpa pamrih, siapapun mereka, untuk mengawal proses pesta demokrasi di TPS sejak dibuka pukul 07.00 hingga selesainya penghitungan suara," paparnya.

Eks wakil ketua DPRD DKI itu pun mengharapkan para relawan dan simpatisan, agar mengingatkan tetangganya untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.

"Cukup lima menit di TPS dan memilih pemimpin sesuai hati nurani. Jangan sampai surat suaranya tidak terpakai dan dikhawatirkan disalahgunakan nantinya," tandas Boy. [*]

 
x