Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 24 Juli 2017 | 05:47 WIB

Pemprov DKI Usulkan Penerbitan Suket Disetop H-5

Oleh : Ivan Setyadi | Kamis, 6 April 2017 | 16:28 WIB
Pemprov DKI Usulkan Penerbitan Suket Disetop H-5
Plt Gubernur Jakarta, 'Soni' Sumarsono - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta agar penerbitan Surat Keterangan (Suket) diatur jauh sebelum hari pencoblosan Pilkada DKI putaran kedua.

Alasannya, suket tidak hanya dikeluarkan untuk Pilkada DKI Jakarta melainkan untuk berbagai urusan lainnya. Suket dikeluarkan karena habisnya blanko e-KTP.

"Kasihan untuk mengakomodir yang lainnya. Kita lagi minta, seideal mungkin, 5 hari setop sebelum pilkada. Ada aturan di inpres 81210 dan ingub 1215, suket terakhir dikeluarkan H-5 sebelum pencoblosan. Jadi, kira-kira idealnya kita usulkan H-5, suket untuk pilkada setop. Itu usulan kita," kata Plt Gubernur Jakarta, 'Soni' Sumarsono di Balaikota DKI, Kamis (6/4/2017).

Awalnya, ada usulan untuk menghentikan penerbitan suket mulai hari ini, Kamis (6/4/2017).

Ia menilai sisa waktu delapan hari tersebut dapat memberikan kesempatan pada pemilih untuk mendapatkan surat keterangan bagi yang belum terdaftar sebagai DPT.

"Alasannya supaya lebih banyak menampung orang yang mau memilih dalam pilkada. Tapi di sisi lain, tetap terkontrol. H-5 bisa memberikan kontrol, bisa memberikan waktu pada KPUD untuk membagikan kepada TPS-TPS. Tapi kalau H-1, terlalu mendadak. Nggak mungkin," pungkasnya.[jat]

 
x