Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 22:04 WIB

Tahap Satu MRT Sudah 65%

Tahap Kedua MRT Mulai Digagas Bersama Ancol

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 3 Maret 2017 | 23:09 WIB
Tahap Kedua MRT Mulai Digagas Bersama Ancol
Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT MRT Jakarta melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (NKB) dengan PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. Terkait pengerjaan fase kedua dengan rute Bundaran HIAncol Timur yang rencananya akan mulai dilakukan pada tahun 2019.

Disaksikan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), penandatangan NKB dilakukan di Balai Kota, Jumat (3/3/2017).

Presiden Direktur MRT Jakarta, William Sabandar, mengatakan, kerjasama dua BUMD Jakarta ini akan jadi kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan fasilitas masyarakat, termasuk akses masyarakat menuju kawasan Ancol, supaya lebih mudah dan terjangkau.

"Perluasan wilayah ini akan mendukung perubahan gaya hidup menggunakan transportasi publik dan memberikan manfaat sebesarnya bagi masyarakat Jakarta dan wilayah penyangga," kata William.

PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. Nantinya akan memberikan alokasi lahan kepada MRT Jakarta untuk pengembangan stasiun dan depo di kawasan tersebut untuk pengerjaan fase kedua, dengan rute Bundaran HI ke Ancol Timur.

Fase kedua Bundaran HI-Ancol Timur sepanjang 13,5 kilometer rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2019 dan dapat beroperasi pada tahun 2021.

Fase ketiga Cikarang-Balaraja sepanjang 87 kilometer akan mulai dibangun pada tahun 2020. Diharapkan pembangunan di fase ini akan selesai pada tahun 2024 - 2027. MRT mulai dibangun pada tahun 2013 dan membentang sepanjang kurang lebih 110 kilometer dari Utara-Selatan dan Barat-Timur.

Pasca tinjauan Presiden Joko Widodo ke Stasiun MRT Jakarta di Setiabudi pada tanggal 23 Februari 2017 lalu, secara garis besar pengerjaan MRT Jakarta sampai saat ini adalah 65 persen.

Pengerjaan MRT Jakarta struktur bawah tanah telah selesai 80 persen, sementara struktur layang sendiri telah selesai hingga 50 persen. Upaya percepatan penyelesaian proyek dilakukan agar MRT Jakarta dapat beroperasi pada tanggal 1 Maret 2019.

Pada fase pertama, panjang jalur Lebak Bulus-Bundaran HI adalah 16 kilometer dan akan melayani 173.400 penumpang setiap hari melalui 16 set kereta: 14 set kereta operasi dan 2 kereta cadangan. Total tempuh 30 menit dengan jarak antar kereta 5 menit sekali.

"MRT Jakarta adalah terobosan baru bagi transportasi publik di kota ini. Tidak hanya akan meningkatkan mobilitas, MRT Jakarta juga akan memberikan manfaat tambahan, seperti perbaikan kualitas udara dan solusi kemacetan," tandasnya.[jat]

Tags

Komentar

 
x