Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 30 Maret 2017 | 23:40 WIB
Hide Ads

Ahok Usut Lembaga Bahasa Asing Ilegal di Jaktim

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 1 Maret 2017 | 21:32 WIB
Ahok Usut Lembaga Bahasa Asing Ilegal di Jaktim
Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal mengambil langkah tegas terkait temuan adanya lembaga pendidikan bahasa asing tak berizin di kawasan Cipinang Indah, Jakarta Timur.

"Kita harus tindak, sekarang kita lagi teliti, kita sudah dapat laporan," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (1/3/2017).

Ahok meminta pengawasan secara intensif terus dilakukan terhadap lembaga pendidikan non formal atau tempat kursus yang menawarkan pelatihan bahasa. Terutama soal legalitas dan kualitas pengajar.

"Makanya kita harus hati-hati pendidikan bantuan yang masuk. Harus kita teliti," ungkapnya.

Sebelumnya, satu lembaga kursus bahasa asing "SLC" di kawasan Cipinang Indah, Jakarta Timur, tepergok tak berizin alias bodong. Padahal, lembaga tersebut sudah beroperasi sejak 2015.

Kasus lembaga pendidikan bodong itu terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) Suku Dinas Pendidikan wilayah satu Jakarta Timur, Senin (27/2/2017).

"Lembaga pendidikan ini belum masuk data kami. Pengelolanya mengakui surat izin dalam proses pembuatan, sedangkan bosnya tidak ada di tempat. Saya malah disuruh mereka kembali entah kapan," kata Ketua tim Monitoring Sudin Pendidikan wilayah satu Jakarta Timur, Uceng J, seusai sidak.

Tempat les bahasa itu juga menyalahi peraturan mengenai lokasi lembaga pendidikan karena berada di pusat perbelanjaan. Selain itu, karena tak berizin, lembaga bahasa itu dikhawatirkan mengeluarkan sertifikat fiktif karena tak terdaftar pada Badan Akreditasi Nasional PAUD dan Pendidikan Non Formal. [ton]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x