Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 24 April 2017 | 14:28 WIB

Ini Alasan Kuli Bangunan Tega Gauli Anaknya

Oleh : Ade Dani Setiawan | Kamis, 26 Januari 2017 | 00:20 WIB
Ini Alasan Kuli Bangunan Tega Gauli Anaknya
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Suprihatin mengatakan, pelaku cabul bernama Darmanto S Maman (41) sering melakukan perbuatan bejat terhadap anaknya berinisial AA (10) berulang kali.

Saat melakukan aksinya, kuli bangunan tersebut kerap mengancam akan mencekik dan menggantung apabila korban tidak mau melayani nafsu birahinya.

"Korban mendapat ancaman dari pelaku sehingga dia takut dan memilih tutup mulut," ujar Suprihatin, Rabu (25/1/2017).

Suprihatin menambahkan, pelaku setiap harinya kerap pulang dalam kondisi mabuk dan setelah itu ia langsung mencabuli putrinya.

"Pelaku setiap hari kerja sebagai kuli bangunan dan selalu pulang tengah malam dalam kondisi mabuk. Kemudian sekitar jam 4 pagi pelaku masuk ke dalam kamar dan melucuti pakaian korban dan memasukan alat kelaminnya ke dalam kelamin korban. Hal itu pelaku lakukan berulang kali," tuturnya.

Setelah dilakukan interograsi yang mendalam, tersangka mengaku melakukan hal tersebut lantaran sakit hati karena telah bercerai dengan istri pertamanya.

Namun, menurut pengakuan RW selaku ibu kandung korban, ia memutuskan untuk bercerai lantaran suaminya kasar terhadapnya dan suka mabuk-mabukkan. Pelaku pun menerima permintaan cerai, namun ia meminta kedua anaknya agar dapat dirawat olehnya.

"Dulu waktu masih sama istri pertamanya, biaya kebutuhan hidup tercukupi lantaran istrinya itu kerja jadi pembantu. Sedangkan sekarang dia harus memikul beban sendiri. Karena itu, pelaku melampiaskan amarahnya kepada anak yang lahir dari istri pertamanya tersebut," ucapnya. [ton]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x