Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 17:05 WIB

Rebut Senpi Polisi, WNA Bandar Ekstasi Ditembak

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 24 Januari 2017 | 18:14 WIB
Rebut Senpi Polisi, WNA Bandar Ekstasi Ditembak
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan dalam mengungkap peredaran 202.935 butir ekstasi polisi terpaksa menembak seorang WNA Cina berinisial WCH alias DW yang berusaha merebut senjata api aparat.

"Hari Senin, 23 Januari 2017 saat WCH als DW dibawa untuk pengembangan, ia melawan petugas dan berupaya merebut senjata petugas, Akhirnya, dengan terpaksa pertugas melakukan penembakan dan meninggal diperjalanan saat dibawa ke rumah sakit," katanya di Kompleks Pergudangan Green Sedayu Biz Park, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2017).

Nico mengatakan, penangkapan WCH merupakan, pengembangan terhadap penangkapan pelaku AR dan NK. Keduanya ditangkap di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kedua pelaku ini bertindak sebagai pengedar," katanya.

WCH sendiri merupakan produsen estacy dan memiliki pabrik sendiri di wilayah Green Sedayu. Dia juga kaki tangan seorang residivis bernama Ari yang kini ditahan di LP Salemba, Jakarta Pusat.

Nico menambahkan, ekstasi ini dikirim pelaku dari Hong Kong dan Tiongkok. Jalurnya melalui laut.

"Dia dikirim menggunakan bahan mentah. Oleh pelaku dibuat sendiri di dalam Gedung pergudangan yang ada di Cakung ini," ungkapnya.

Pelaku yang tertangkap dijerat Pasal 114 Ayat 2 Juncto 132 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 2 juncto 132 UU No 35 Taun 2009 dan Pasal 62 Juncto Pasal 41 ayat 1 UU No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman mati.

Komentar

 
Embed Widget

x