Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 21:51 WIB

PFI Laporkan Eko Prasetia ke Polda Metro

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 11 Januari 2017 | 19:40 WIB
PFI Laporkan Eko Prasetia ke Polda Metro
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pewarta Foto Indonesia (PFI) resmi melaporkan pemilik akun Facebook, Eko Prasetia ke Polda Metro Jaya, Rabu (11/1/2017).

Ketua PFI, Lucky Pransiska mengatakan, proses ini menindaklanjuti postingan Eko dalam facebooknya yang menuding pewarta foto dalam sidang dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tim cyber atau buzzer.

"Apa yang dilakukannya sudah mencoreng citra jurnalis dan merendahkan kami," kata Lucky di Polda Metro Jaya, Rabu (11/1/2017).

Pada dasarnya, Lucky mengaku tak masalah jika Eko sudah meminta maaf. Namun, proses hukum terus berlangsung.

"Proses hukum kami tetap jalankan dan serahkan ke pihak kepolisian," kata Fransiskus.

Menurutnya, apa yang dikatakan Eko bukan hanya menyinggung komunitasnya saja, melainkan seluruh pewarta mulai dari cetak hingga elektronik.

"Sebagai jurnalis, kami punya tanggungjawab sosial yang besar. Terlebih masyarakat sekarang begitu kritis dan cerdas. Kami dituntut sangat berhati-hati menyampaikan informasi," katanya.

Laporan PFI ini diterima Polda Metro Jaya dalam laporan bernomor LP/147/I/2017/Dit. Reskrimsus tertanggal 11 Januari 2017.

Sebelumnya, sempat menjadi viral melalui media sosial komentar Eko terhadap pewarta foto yang berkumpul saat menunggu persidangan Basuki. Eko membagikan melalui media sosial dengan menuliskan.

"Tim Cyber/buzzer penista agama yang malu dan takut ketahuan tampangnya untk dipublikasikan, turut hadir di persidangan hari ini. Udah seperti PSK asal Cina kelakuannya mereka, pake tutupin muka segala."

Tak lama setelah viral, Eko pun menyampaikan maafnya kepada Pewarta Foto Indonesia. Ia mengaku mendapatkan foto dan keterangan dari postingan netizen bernama Benz Syafei.

"Saya bersalah karena teledor tidak mengkonfirmasi kebenarannya terlebih dahulu," tulis Eko mengklarifikasi. Ia pun langsung menghapus untuk menghindari ketidakbenaran.[jat]

Tags

 
Embed Widget

x