Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 19:15 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar

Oleh : Ade Dani Setiawan | Minggu, 8 Januari 2017 | 11:32 WIB
Polisi Ringkus Pelaku Perampasan Ponsel di Jakbar
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Seorang pemuda pengangguran berinisial DIP (21) diringkus polisi setelah kedapatan merampas belasan telepon genggam dari Toko Galaxy Phone milik Abdullah di Jalan Raya Srengseng, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Kapolsek Kembangan Kompol Bungin Misalayuk menceritakan kronologi kejadian perampasan tersebut. Saat itu, Jumat (6/7/2017) sekira pukul 20.30 WIB malam, pelaku mendatangi toko milik korban di tempat kejadian perkara (TKP) dengan berpura-pura ingin membeli ponsel dan menyembunyikan golok miliknya.

"Ia sempat tawar-menawar dengan tiga karyawan di toko tersebut dan sempat terjadi kesepakatan dalam melakukan transaksi. Lalu pelaku tersebut berkata 'nanti balik lagi'," ujar Bungin di Jakarta Barat, Minggu (8/1/2017).

Bungin menambahkan, setelah sekitar 10 menit pelaku datang kembali dan langsung ditanya oleh salah satu karyawan toko untuk memastikan si pelaku jadi membeli barang di konter selular itu.

Akan tetapi, secara mengejutkan pelaku langsung mengeluarkan golok dan menempelkan senjata tajam tersebut ke karyawan bernama Yusa (21).

"Pelaku langsung menyuruh Yusa serta kedua karyawan lainya bernama Tri (20) dan Niko (20) untuk masuk, dan ketiganya sepontan masuk ke dalam kamar mandi," ucapnya.

Usai para karyawan masuk kedalam kamar mandi, pelaku langsung menutup rolingdor toko agar aksinya lebih leluasa.

"Sekitar 10 menit, pelaku berhasil mengambil barang-barang milik toko dan milik karyawan. Setelah pelaku tidak ada, para karyawan meminta pertolongan anggota buser kami dan warga," tuturnya.

Mendapat laporan tersebut, polisi serta warga sekitar langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya tidak jauh dari TKP dan menggelandanganya ke Mapolsek Kembangan Jakarta Barat untuk diproses hukum.

Atas perbuatannya, pemuda asal Tanggerang tersebut, terjerat perkara hukum dan dikenakan Pasal 365 tentang Pencurian Disertai dengan Kekerasan.

Adapun barang bukti yang didapatkan dari pelaku, antara lain:
- 5 unit ponsel merek Hammer yang masih tersegel,
- 5 unit ponsel merek Polytron yang masih tersegel,
- 1 unit ponsel merek Alcatel,
- 1 buah jam tangan merek Digiteck digital,
- Uang tunai sebesar Rp 2.944 ribu,
- 1 unit ponsel Oppo Neo 7 warna putih milik Tri,
- 1 unit ponsel Oppo Neo 7 warna putih milik Niko,
- 1 unit ponsel Vivo Y15 milik toko,
- Sebilah senjata tajam jenis golok bergagang kayu berikut sarungnya yang terbuat dari kayu dan 2 kantong plastik warna hitam. [rym]

Tags

 
Embed Widget

x