Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Mei 2017 | 12:11 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan di Cipinang

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 3 Oktober 2016 | 17:11 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan di Cipinang
(Foto: inilahcom/Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya mengamankan seorang pria berinisial ABC (42) warga Cipinang, Jakarta Timur pelaku pencabulan terhadap puluhan korban.

Dalam menggaet korbannya, pelaku kerap mencari para korbannya melalui akun facebook miliknya, namun menggunakan nama perempuan berinisial MM. Hal ini dikatakan oleh Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Fadil Imran.

"Seorang lelaki bernisial ABC, warga Cipinang, Jakarta Timur yang diduga telah memperkosa dan mencabuli sedikitnya 150 anak di bawah umur melalui media sosial Facebook sudah ditangkap," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/10/2016).

Untuk mengelabui para korbannya, tersangka mengaku bisa menghilangkan aura negatif perempuan dengan meminta foto korban tanpa busana. Setelah korban percaya, kemudian pelaku meminta korban untuk datang menemuinya.

"Pelaku meminta korban mengirimkan foto telanjang agar dapat dibantu mengusir aura negatif. Bahkan ada korban yang sempat diminta bertemu dan disetubuhi sebanyak tujuh kali," jelas Fadil.

Dari pengakuan pelaku aksi ini sudah dilakukan kepada 10 orang anak. Namun dari penelusuran Polda Metro Jaya diketahui ada sekitar 150 profil anak dibawah umur yang sudah pernah berkenalan dengan pelaku di media sosial.

"Dia ngakunya baru 10 (korban), tapi kami tidak percaya. Jadi kami lakukan penelusuran lanjut dan didapati sudah ada 150 anak yang jadi target. Kami sudah mengamankan bukti foto bahkan video," jelasnya.

Selain meminta korban berfoto tanpa busana, pelaku juga meminta korban untuk melakukan komunikasi melalui handphone, video call maupun pesan singkat berisi konten berhubungan intim.

"Korban diminta untuk bersedia diajak phone sex dan merekam suara desahan melalui ponsel. Termasuk mengajak korban untuk video sex. Tersangka mengancam korban akan menyebarkan foto telanjang para korban jika tak bersedia melayani nafsunya," tandasnya. [ton]

 
x