Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 12:58 WIB

Pelaku Pencabulan Murid TK Diduga Homoseksual

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 15 April 2014 | 13:10 WIB
Pelaku Pencabulan Murid TK Diduga Homoseksual
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pihak kepolisian masih menyelidiki motif kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh bocah TK, MAK (6) di sekolah taraf internasional Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, tersangka merupakan penjaga toilet dan dilakukan di tempat para siswa cuci tangan dan buang air kecil. "Mereka punya penyakit psikis masuk dalam golongan homo," katanya di kantornya, Selasa (15/4/2014).

Rikwanto menjelaskan, pelaku memang kerap memantau dan melihat para siswa untuk dijadikan korban. Kemudian, pelaku melihat MAK sehingga mengambil kesempatan itu. "Setiap hari mereka melihat siapa yang bisa diperdaya, inilah yang menjadi korban," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah laki-laki inisial MK (6) menjadi korban pelecehan seksual di sekolah taraf internasional kawasan Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan. Ibu korban yakni TPW (40) mengatakan, kasus itu terungkap setelah anaknya berprilaku aneh dari gerak-gerik setiap mau berangkat sekolah atau malam sebelum tidur yakni alat kelaminnya dipencet untuk mengeluarkan air kencing.

"Saya tanya kenapa begitu, jawabannya saya takut kencing di sekolah," katanya di Jakarta, Senin, (14/4/2014).

Menurutnya, perubahan terus terjadi pada anaknya itu, mulai sering mengompol, ketika tidur kerap mengigau, teriak-teriak, atau tidak mau tidur sendiri selalu minta ditemani. "Dia teriak stop don't do that, go away for me," ujarnya.

Akhirnya, putranya mau juga mengaku ketika pertengahan bulan Maret teriak marah-marah tak karuan minta pencet alat kelaminnya. Meskipun, anaknya sempat berkilah tidak mau menjelaskan karena ada luka memar bentuk bulat di perut kanannya.

Kemudian, pada tanggal 20 Maret 2014, korban mengatakan jika ada orang nakal di sekolah. "Dia bilang ke saya, mami punya teman paman David (binaragawan). Panggilin paman David dong, karena ada orang nakal di sekolah," jelasnya.

Dari situ, sang ibu semakin menebal rasa curiganya sehingga bertanya lagi kepada anaknya terkait adanya orang yang nakal di sekolahnya. "Saya tanya bagaimana nakalnya, dia bilang, 'He put the bird inside my butt'," katanya lagi.

TPW pun kaget dan syok hingga menangis, sambil meminta kepada anaknya supaya terus menceritakan apa yang dialaminya.

"Lalu, dia bilang she open my clothes. Kadang dia bilang he, kadang dia bilang she. Saya jadi binggung. Awalnya, saya pikir lady boy. Ternyata belakangan baru tahu pelakunya tidak sendirian," ujarnya.[bay]

Komentar

Embed Widget
x