Minggu, 23 November 2014 | 22:46 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Golkar Janji Pelajari Kasus Lahan di Taman BMW
Headline
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Asraf Ali - (Foto : istimewa)
Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
metropolitan - Selasa, 12 November 2013 | 18:30 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Keluarga pemilik lahan di Taman BMW (Bersih, Manusiawi dan Wibawa), Sunter Agung, Jakarta Utara, mengadukan nasibnya ke Fraksi Golongan Karya (Golkar) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Kedatangan perwakilan keluarga pemilik lahan tersebut, diterima langsung oleh Ketua Fraksi Golkar, Asraf Ali. Dihadapan dewan, warga menegaskan akan terus berjuang mati-matian dalam mempertahankan hak atas tanah yang dimilikinya.

Tak hanya itu, warga meminta DPRD DKI, khususnya Fraksi Golkar untuk membantu menuntaskan proses pembebasan lahan sehingga nantinya status tanah di Stadion BMW tidak akan terus dipersengketakan. Bukti kepemilikan tanah yang sah, juga telah diserahkan keluarga pemilik lahan kepada Fraksi Golkar.

Warga berharap Pemprov DKI tak menutup mata mengenai adanya warga yang memiliki bukti surat kepemilikan yang sah di lahan seluas 26 hektar itu. Untuk itu, sebelum adanya kesepakanan pembebasan lahan, Pemprov DKI diminta tidak coba-coba melanjutkan pembangunan Stadion bertaraf internasional tersebut.

"Pemprov DKI sama saja dengan penadah barang curian, bila tetap menggunakan dan menerima lahan tersebut dari pihak pengembang yang merampas barang kami," kata Juru Bicara Pemilik Lahan, David Sulaiman di DPRD DKI, Selasa (12/11/2013).

Menurut David, pengaduan ini merupakan kelanjutan proses perjuangan para pemilik lahan setelah pada tahun 2009 silam, mereka (pemilik lahan) dipidana penjara setahun lantaran memperkarakan tanah mereka kepada pengembang (developer). Tak hanya itu, warga juga mengaku mendapat intimidasi.

David juga meminta agar Gubernur Jokowi tak hanya melakukan pencitraan semata. Tapi turut memperjuangkan hak pemilik lahan di taman BMW. "Selama ini Jokowi Ahok selalu dicitrakan. Kami juga rakyat kecil yang meminta kejelasan hak milik kami sendiri. Pak Jokowi dan Pak Ahok tolong jangan diam saja," tutur David.

David mengharapkan Jokowi bisa mencermati dokumen penyerahan data fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) dari pengembang tersebut. "Sangat jelas di sana terjadi penyimpangan dan pelanggaran atas hak hak kami," ujar David.

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Asraf Ali mengatakan, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti aduan warga pemilik lahan BMW. Dirinya akan meminta Staf Ahli Bidang Hukum Fraksi Golkar, Aji Bangkit SH, untuk segera mempelajari kasus sengketa lahan di taman BMW.

"Kita sudah terima pengaduannya. Nanti pengaduan itu akan dipelajari oleh Staf Ahli Bidang Hukum Fraksi Golkar," ungkap Asraf.

Seperti diketahui, Pemprov DKI berencana membangun stadion sepakbola berskala internasional di Taman BMW, Sunter Agung, Jakarta Utara. Namun proyek pembangunan tersebut mendapat tentangan dari keluarga pemilik lahan yang sah di taman BMW, lantaran belum tuntasnya proses pembebasan lahan.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER