Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 5 Desember 2016 | 15:23 WIB
Hide Ads

Dulu Oknum Polisi Ikut "Amankan" Balapan Senayan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 25 September 2013 | 01:01 WIB
Dulu Oknum Polisi Ikut
(Foto:ilustrasi)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Oknum polisi turut menjaga kegiatan balapan liar yang ramai digelar di sepanjang Jalan Senayan, Jakarta Pusat pada malam hari.

Hal ini diungkap oleh seorang wanita berusia 24 tahun, Farah mantan aktivis balap mobil di Senayan. Menurut dia, ada oknum polisi yang turut membantu anak-anak balapan mobil di Senayan.

"Kalau saya sih gak pernah diusir, kalau nutup jalan sih gak (polisi). Kadang, dia emang stay di sudut mana gitu," kata Farah kepada INILAH.COM, Selasa (24/9/2013).

Ia melanjutkan, memang para pembalap biasanya sebatas untuk fun saja, tapi kebanyakan juga ada yang tarohan. Sebab, yang biasa kumpul disitu antar club mobil mewah atau mobil modifan.

"Kalau soal pajak buat polisi kayaknya ada ya, cuma gak tau berapa-berapanya. Tapi itu pas jaman saya ya, ga tau kalau sekarang gimana alur permainannya," ujar wanita yang tinggal di Pasar Minggu itu.

Farah menjelaskan, sebelum memulai aktifitas balapan ada sebagian yang minum-minuman (alkohol/mabok) namun ada juga yang tidak hanya sebatas nongkrong saja. Bahkan, ada juga yang abis dugem langsung ke lokasi.

"Macem-macem sih, kalau mulai start balapan sih ga nentu jam berapa, dari mana sampai mana juga ga meratiin. Di Senayan biasanya track lurus," ucapnya.

Farah mengaku mulai gabung dalam klub balap mobil sejak duduk di bangku sekolah meski tidak setiap malam, tapi mulai kuliah hampir tiap malam Sabtu dan malam Minggu tak absen di ajang balapan tersebut.

"Sekarang sih udah tobat, berhenti sih ga tau kapan karena mobil udah ringsek," jelasnya.

Untuk itu, perempuan yang saat ini kerja di perusahaan swasta berpesan, anak muda tidak perlu coba-coba balapan liar di Senayan, karena tak ada guna hanya mengantarkan nyawa semata.

"Pas mobil saya ringsek, baru sadar kalau saya masih hidup. Disitu tobat gak lagi-lagi. Memang saya jadi tahun dunia malam di jalan kaya apa, ternyata begitu kalau kalangan menengah nyari kesenangan," tutur dia.

Sementara, Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Kombes Chryshnanda Dwi Laksana membantah kalau ada oknum polisi yang menjaga balapan. Sebab, berdasarkan SOP tidak ada seperti itu.

"Itu tidak benar, polisi mana, siapa polisinya. Saya sudah cross check ke Kasat, Kanit Jakarta Pusat, juga Pamwal," tukasnya.[dit]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x