Kamis, 24 April 2014 | 12:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemprov Akan Naikan Gaji Guru PAUD
Headline
(Foto: istimewa)
Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
metropolitan - Kamis, 29 Agustus 2013 | 19:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meningkatkan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Rencananya gaji guru PAUD akan dinaikan sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) DKI 2013, atau setara dengan kebutuhan hidup layak (KHL).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui saat ini kesejahteraan guru PAUD masih rendah. Namun Pemprov DKI Jakarta tidak bisa berbuat banyak saat ini, karena belum ada dalam kurikulum 2013.

"Masih rendah sekali kesejahteraannya. Lihat sekarang relawan yang turun. Terutama yang di kampung," kata pria yang akrab disapa Ahok itu di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Ahok melanjutkan, rendahnya gaji guru PAUD ini membuat banyak lulusan pendidikan keguruan yang enggan menjadi guru PAUD. Selain menaikan gaji, Pemprov DKI Jakarta berencana untuk meningkatkan pendidikan para guru PAUD, sehingga nantinya minimal berstatus S1.

"Ini yang akan kita pikirkan. Memang ada sedikit kelemahan dalam kurikulum 2013. Yaitu belum memasukkan kurikulum PAUD ke dalamnya. Kalau pun mau kita turunkan kesejahteraan guru ke tingkat TK ada hambatan dari undang-undang (UU). Makanya kita mesti cari formatnya," jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya sedang mencari format kurikulum PAUD di Jakarta yang lebih berwawasan kebangsaan. Namun, standarnya tetap sama dengan standar mutu pendidikan yang sudah diterapkan selama ini.

"Kita punya prinsip, mesti buat kurikulum untuk Jakarta dulu, yang lebih berwawasan kebangsaan. Standarnya sama dengan yang dulu. Baru kita kaji lagi kemungkinan kasih bantuan berapa untuk guru-guru PAUD. Itu yang akan kita kaji. Semangatnya kita harus bantu mereka karena ini penting. Guru-guru PAUD lebih penting dari guru-guru lain," jelasnya.

Ahok menambahkan, peranan guru PAUD penting dalam perkembangan anak. Sebab dari kecil bisa diajarkan dengan baik konsep kebangsaan dan karakter moralitas kepada anak-anak. Pengajaran tersebut akan mempengaruhi bangsa Indonesia di masa yang akan datang.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
Fatim
Senin, 27 Januari 2014 | 18:40 WIB
Alhamdulillah di jakarta guru paud sudah mulai di perhatikan semoga selanjutnya menyusul pada teman2 guru di daerah lain...Amin
Eka Martapa
Senin, 9 September 2013 | 13:31 WIB
Marikita berdo'a semoga rencana tersebut jadi kenyataan ,kasihan nasib guru bantu dari paud sampai hari ini belu dapat tunjangan , pudahal waktu kepengurusn LPMP lancar paling lambat tanggal 6 tiap bulannya.,sudah dicair kan ,tapi sekarang nunggu hari demi hari.berlalu.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.