Kamis, 23 Oktober 2014 | 12:53 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ahok Vs Haji Lulung,
Mendagri Bela Haji Lulung
Headline
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi - (foto:inilah.com/wirasatria)
Oleh: Agus Rahmat
metropolitan - Jumat, 2 Agustus 2013 | 17:33 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi tidak akan memecat Wakil Ketua DPRD DKI Lulung Lunggana seperti yang disarankan Wagub DKI Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

"Memecat itu kan enggak bisa sesederhana itu. Itu dari partainya sendiri ada tidak, kalau pemerintah enggak bisa main pecat-pecat begitu," jelas Gamawan menanggapi usulan Ahok, di kantor Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/8/2013).

Gamawan menjelaskan, tingkatan sekelas wakil gubernur tidak bisa meminta memecat Lulung. Sebab, pemecatan harus dari partai langsung.

"Dari partai yang meminta, tidak bisa juga wakil gubernur minta begitu, atau menteri dalam negeri yang minta. Itu makanya pemerintah juga melihat mekanisme, ada mekanisme," jelas Gamawan.

Dia menjelaskan, jika ditarik dari partainya, harus ada alasan lagi. Yang bersangkutan pun bisa menggugat. "Belum lagi harus menunggu keputusan Mahkamah Agung," terangnya.

Sebelumnya, Ahok meminta Mendagri memecat Haji Lulung. Karena, Wakil Ketua DPRD asal PPP ini tidak mendukung realokasi PKL Tanah Abang dan dinilai Ahok mengajak warga melanggar perda. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER