Sabtu, 1 November 2014 | 17:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
(Pengakuan Rampok PSK High Class)
John Weko Dapat Korban Pertama Dari Iklan di Koran
Headline
Ilustrasi - ist
Oleh: Ahmad Farhan Faris
metropolitan - Rabu, 10 Juli 2013 | 02:35 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap pelaku perampokan dan pemerkosaan FRS (23), mahasiswi asal Bandung. Pelaku yang bernama Jimmy Muliku alias Jhon Weko (33), ternyata merupakan pelaku perampokan spesialis PSK atau wanita panggilan 'high class' yang bertarif mahal.

Saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jimmy Muliku alias Jhon Weko mengakui jika sedikitnya sudah 16 wanita panggilan 'high class' yang telah ia rampok. John mengatakan telah menjalankan aksinya sejak tahun 2011.

Pria itu mengatakan ide untuk merampok PSK-PSK bertarif mahal berawal saat ia membaca iklan baris sebuah surat kabar. John pun ingat korban pertama yang ia rampok adalah wanita panggilan bernama Deby.

"Saat itu saya berpikir, kalau wanita malam punya banyak duit. Kemudian saya telepon dia dan saya ajak berkencan di sebuah hotel di daerah Pecenongan," ujarnya, Senin (8/9/2013).

Saat pertama kali melakukan aksinya, John mengatakan saat itu ia harus mengeluarkan uang sebesar kurang lebih Rp1,8 juta, untuk membayar PSK dan hotel. Dari korban pertamanya, John berhasil mengasak dua buah handphone yang kemudian ia jual ke ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat.

Sukses pada aksi pertamanya, pria yang juga menggunakan nama samaran Ardo itu kemudian melancarkan aksi-aksi berikutnya. Kali ini targetnya adalah wanita-wanita panggilan bertarif mahal mulai dari Rp5 - 15 juta sekali kencan.

"Saya berpikir kalau wanita-wanita itu kan handphonenya lebih banyak dan uangnya juga lebih banyak," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnyam, tersangka Jimmi Muliku ditangkap Subdit Jatanras Polda Metro Jaya pada Sabtu (6/7/2013) pukul 11.25. Tersangka ditangkap di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat.

Jimmi ditangkap setelah melakukan perampokan dan pemerkosaan terhadap FRS, seorang mahasiswi asal Bandung pada 13 Juni 2013 lalu di kamar 1805 Hotel Haris Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kejadian berawal ketika korban FRS, membuat janji untuk bertemu dengan pelaku, dengan tujuan untuk jual beli berlian. Keduanya pun bertemu di Hotel Harris, Kelapa Gading.[man]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER