Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 30 Juli 2015 | 17:08 WIB
Hide Ads

Inilah Beban Jokowi Jika PRJ Digelar Di Monas

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Sabtu, 15 Juni 2013 | 05:10 WIB
Inilah Beban Jokowi Jika PRJ Digelar Di Monas
Gubernur DKI Joko Widodo - (Foto : inilah.com/Agus Priatna)

INILAH.COM, Jakarta - Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkeinginan penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) digelar di Monas tahun 2014. Jika rencana itu terlaksana, maka bukan tak mungkin Jokowi-Ahok akan menanggung beban berat terkait penyelenggaraan PRJ di Monas.

Penyelanggaraan PRJ di JIExpo telah bawa PRJ dikenal hingga dunia internasional. Kesuksesan PRJ, bukan saja di bidang perekonomian, tapi membawa nama PRJ ke tingkat bisnis dunia. Sukses ini yang harus dipertahankan Jokowi, lebih bagus jika Jokowi mampu meningkatkan kualitas PRJ saat ini.

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PKS, Selamat Nurdin mengatakan, penyelenggaraan PRJ di JIExpo telah mempengaruhi pertumbuhan nasional. "PRJ itu sudah ikon nasional dan internasional. Jadi, sudah tidak bisa dianggap aset Jakarta lagi, tapi sudah nasional," kata Selamat.

Selain mempertahankan kualitas PRJ, Jokowi juga dituntut mampu memberikan fasilitas PRJ di Monas seperti yang ada di JIExpo, Kemayoran. PRJ dihelat di JIExpo pada tahun 1992 karena untuk menutupi kekurangan fasilitas yang ada di Monas, termasuk luas lahan, arena pameran serta kapasitas parkir.

"Yah, memang di situ (Kemayoran) paling besar, tidak ada lawannya. Makanya mereka (PT JIExpo) bisa petantang petenteng," jelas Selamat Nurdin.

Yang tak kalah penting, lanjut Selamet, jika Jokowi, maupun Ahok tetap kekeuh memindahkan PRJ dari JIExpo Kemayoran ke Monas, maka mantan Wali Kota Solo itu harus merevisi Perda tentang penyelenggaraan PRJ. "Kalau memindahkan lokasi seperti itu perlu landasan hukum dan revisi Peraturan Daerah (Perda) nya," tegasnya.

Menurutnya, penentuan lokasi PRJ di JIExpo Kemayoran telah ditetapkan melalui Perda Nomor 12 tahun 1991, tentang Pekan Raya Jakarta (PRJ).[dit]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.