Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Mei 2015 | 08:30 WIB
Hide Ads

Ahok: PT JIExpo Bukan Pemegang Hak Paten PRJ

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 5 Juni 2013 | 15:43 WIB
Ahok: PT JIExpo Bukan Pemegang Hak Paten PRJ
Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama - inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhak mengambil alih pelaksanaan Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair, dari tangan PT Jakarta International Expo (JIExpo).

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, selama ini PT JIExpo hanya merupakan event organizer untuk pelaksanaan PRJ. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta berhak untuk membuat acara di luar arena JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"PT JIExpo itu bukan pemegang hak paten untuk menyelenggarakan Jakarta Fair. Berarti Pemprov DKI berhak membuat acara di luar sana," ujar Basuki, Rabu (5/6/2013).

Ahok melanjutkan, saat ini pihaknya tengah mempelajari Perda tentang pelaksanaan PRJ. Selain pihaknya juga tengah mengkaji sisi legal penyelenggaraan agenda PRJ, apakah harus melibatkan PT JIExpo sebagai penyelenggara tunggal atau memang boleh dialihkan ke penyelenggara lainnya.

"Jadi untuk lokasi akan dipindah kemana, masih dipelajari. PRJ itu kan Pekan Raya Jakarta. Tinggal tafsiran hukumnya seperti apa. Apakah PRJ harus diterjemahkan jadi Jakarta Fair? Itu juga masih bisa diperdebatkan kan," katanya.

Ahok menambahkan, ia mempunyai gagasan untuk menentukan pihak penyelanggara PRJ selanjutnya harus dilakukan melalui lelang investasi atau beauty contest, seperti penyelenggaraan acara lainnya. Pihak penyelenggara yang terpilih nantinya, harus bersedia membagi hasil keuntungan kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Kita bisa bikin beauty contest, seperti penyelenggaranan Festival Flora Fauna. Jadi siapa yang berani buat acara, kita akan pelajari acaranya seperti apa," tandasnya.[bay]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.