Selasa, 29 Juli 2014 | 05:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Tito Kei Jangan Mengulang Kasus Petrus
Headline
Adik dari John Kei, Tito Refra Kei - (Foto: youtube)
Oleh: Silvia Ramadhani
metropolitan - Selasa, 4 Juni 2013 | 04:15 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pihak kepolisian diminta serius dalam mengungkap kasus pembunuhan terhadap adik dari John Kei, Tito Refra Kei, yang tewas ditembak pada Jumat (31/5/2013) pekan lalu. Jangan sampai kejadian ini mengulang kembali kasus Penembakan Misterius (Petrus) yang terjadi pada masa orde baru.

"Jangan sampai kasus Petrus, penembak misterius yang terjadi pada masa orde baru terulang. Siapa yang dianggap preman atau melalukan tindakan-tindakan kejahatan atau membuat onar ditembak oleh orang misterius," ujar Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Pandajajaran, I Gede Pantja Astawa kepada INILAH.COM, Senin (3/5/2013).

Menanggapi isu tentang upaya pemberantasan preman yang dilakukan oleh okmun-oknum tertentu, Pantja menuturkan bahwa penembakan tersebut tetap tidak dapat dibenarkan. Hal ini karena Indonesia merupakan negara yang berlandaskan hukum.

"Ini bukan negeri koboi. Tindakan yang demikian tidak dapat dibenarkan, apapun motifnya dan siapapun pelakunya," katanya.

Untuknya Pantja menyatakan bahwa dalam menangani kasus ini, Kepolisian harus bekerja dengan sungguh-sungguh. Kasus tersebut perlu di usut sampai tuntas, terlepas dari apapun motifnya. "Ini menjadi tugas utama kepolisian untuk mengunsutnya dengan tuntas," tandasnya.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER