Jumat, 31 Oktober 2014 | 00:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tarif Pembayaran KJS Sepakat Dinaikkan
Headline
KJS - (Foto: istimewa)
Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
metropolitan - Rabu, 29 Mei 2013 | 02:37 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan, tengah meyusun tarif baru untuk pembayaran KJS melalui sistem Indonesia Case Base Groups (INA CBG's). Hal ini dilakukan, untuk mencegah semakin banyaknya rumah sakit yang mundur dari program Kartu Jakarta Sehat (KJS).

Rencana kenaikan tarif INA CBG’s ini telah disepakati dalam rapat antara Komisi E DPRD DKI, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta beserta perwakilan ke 16 rumah sakit di Jakarta. Nantinya tarif INA CBG's akan dinaikkan dari tarif awal sebesar Rp23.000 per bulan.

Selain itu, rencananya tarif pembayaran premi pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) akan dibedakan dengan tarif pembayaran untuk RS Swasta.
"Kenaikan KJS RS Swasta ini juga sudah disetujui oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama," kata Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Firmansyah usai memimpin rapat dengan Dinas Kesehatan di ruang rapat Komisi, Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Firmansyah menjelaskan, kenaikan tarif ini dilakukan berdasar keluhan pihan rumah sakit yang mengaku kewalahan dalam menangani pasien KJS dengan tarif pembayaran awal. Pasalnya dalam sistem tersebut menimbulkan selisih pembayaran mencapai 30 hingga 40 persen.

"Solusi yang kita ambil, pembayaran KJS untuk RS Swasta akan dinaikkan," ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Demokrat DKI Jakarta ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjelaskan pihaknya sedang memperbaiki tarif preminya. Mudah-mudahan pertengahan Juni akan selesai tarif baru.

"Ada kemungkinan naik, itu lagi kita hitung. Pokoknya, nanti tarif antara RS swasta dengan RS pemerintah akan berbeda,” kata Ahok.

Ketika ditanya prosentase kenaikan tarif premi KJS, dia belum bisa memberitahukannya. Karena saat ini masih dihitung oleh Kemkes. Selagi masih dihitung, Pemprov DKI akan memanggil RS swasta untuk meminta clinical pathway (prosedur penanganan penyakit) dari rumah sakit tersebut.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER