Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 30 Januari 2015 | 13:21 WIB
Hide Ads

Ahok: Camry Saja Berebut, Jangan Bicara HAM

Oleh : Wahyu Praditya Purnama | Kamis, 16 Mei 2013 | 21:26 WIB
Ahok: Camry Saja Berebut, Jangan Bicara HAM
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - (Foto: inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali menyudutkan Komnas HAM. Basuki menyebut anggota Komnas HAM-lah yang tidak memahami HAM (hak asasi manusia).
"Komnas HAM mau bela orang seperti ini? Saya meragukan mereka, apakah mereka ngerti arti HAM itu apa. Saya tidak heran Komnas HAM bisa berebutan mobil Camry. Tulis itu baik-baik ya," tegas pria yang akrab disapa Ahok itu di Balaikota DKI, Jakarta, Kamis (16/5/2013).
Ahok heran dengan sikap Komnas HAM yang tetap membela warga yang tinggal di bantaran Waduk Pluit, Jakarta Utara. Ahok pun mempertanyakan arti HAM sesungguhnya pada anggota HAM. "Mobil Camry saja berebut, jangan bicara HAM. Saya tanya sekali lagi, siapa yang langgar HAM?" kata Ahok.
Mengenai tudingan Komnas HAM yang menyatakan Pemprov DKI melanggar HAM, dinilainya tak masuk akal. Padahal sampai saat ini Pemprov DKI sudah bekerja berdasarkan data yang telah dikumpulkan di lapangan, termasuk latar belakang para warga yang tinggal di sepanjang bantaran Waduk Pluit.
"Komnas HAM tidak bekerja berdasar data-data yang lengkap, hanya mengatasnamakan HAM saja. Kita punya data komplit. Kita bekerja berdasarkan data yang ada. Kita sudah tahu di Waduk Pluit siapa warganya, sudah masuk sekian lama."
Selain itu, warga yang mau pindah sudah diberikan tempat tinggal di rumah susun (rusun). Bahkan sudah dilengkapi dengan perabotan dan perlengkapan rumah tangga. Saat itu, semua warga menyerbu Rusun di Marunda, sampai Dinas Perumahan DKI kelabakan.
Tetapi ketika diberikan surat perjanjian yang isinya bila unit rumah di Rusun yang mereka punya disewakan atau dijual ke orang lain, maka satu blok akan diusir keluar, banyak warga yang langsung mundur satu per satu. "Itu artinya mereka tidak mau negosiasi," ucapnya.

Tag :

2 Komentar

Image Komentar
ABDY - Jumat, 17 Mei 2013 | 11:09 WIB
Komnas ham bikin manja masyarakat,,,mau jd apa negara ini kalo warganya ga bisa di atur lagi..!! heran,,,,sikit sikit ham...!!
Image Komentar
EDHIE - Jumat, 17 Mei 2013 | 10:13 WIB
Komnas ham tau ham ga sih. camry aja berebut

Kirim Komentar

62979

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.