Selasa, 29 Juli 2014 | 15:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemotongan Kelamin
Headline
Abdul Muhyi - (Foto : inilah.com)
Oleh: Ahmad Farhan Faris
metropolitan - Kamis, 16 Mei 2013 | 11:50 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Polsek Pamulang meminta keterangan beberapa orang saksi terkait kasus pemotongan alat kelamin Abdul Muhyi (21) warga Depok, Jawa Barat oleh seorang yang belum diketahui identitasnya.

"Saat ini sudah ada lima saksi yang kita mintai keterangannya, kami masih terus menggali keterangan serta mencari saksi lain dan pelakunya," kata Kapolsek Pamulang Kompol Muhammad Nasir, Kamis (16/5/2013).

Ia menjelaskan, lima saksi yang sudah dimintai keterangan yakni seorang dari pihak rumah sakit, saksi yang ditunjuk korban, dua keluarga korban dan satpam di sekitar lokasi kejadian tersebut.

"Sekarang polisi melakukan pemeriksaan intensif agar mendapatkan saksi-saksi lain untuk bisa ungkap siapa pelakunya," kata dia.


Seperti diberitakan sebelumnya, Abdul Muhyi harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Tangerang Selatan. Sebab alat kelamin miliknya, dipotong oleh seorang teman wanitanya, yang diketahui bernama Umay.

Peristiwa itu terjadi di jalur gas yang berada disamping Kampus Universitas Pamulang, Tangerang Selatan. Kapolsek Pamulang, Kompol M Nasir mengatakan, peristiwa itu diketahui setelah petugas SPK Polsek Pamulang, Aiptu Nur Kholik mendapatkan telepon dari Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Tangerang Selatan pada Selasa (14/5/2013) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER