Kamis, 21 Agustus 2014 | 21:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kenali Penyebab Serangan Struk
Headline
Ist
Oleh: Suyadi
metropolitan - Sabtu, 11 Mei 2013 | 04:08 WIB
Berita Terkait

STRUK adalah tipe penyakit yang datang atau menyerang mendadak, dan menjadi penyebab kematian terbesar setelah kanker. Penyakit struk secara umum diakibatkan karena terganggunya keseimbangan dan sirkulasi cairan tubuh.

Seperti adanya penyempitan pada pembuluh darah, diabites, kadar kolestrol tinggi, triglisirida tinggi, pengerasan dinding pembuluh darah, penebalan pembuluh darah, hypertensi, kelebihan berat badan, dan lain-lain. Namun pada kebanyakan kasus struk disebabkan oleh hypertensi.

Gejala struk secara umum adalah sakit kepala, muntah-muntah, tengkuk terasa kaku dan tingkat kesadaran menurun. Gejala syaraf sentral berupa rasa menebal dan kelumpuhan sebelah badan, gangguan kortikel luhur seperti berbasa atau afasia, sikap lamban atau terlalu cepat, berbicara tidak sempurna, ketidak kemampuan mengutarakan atau memahami pembicaraan orang.

Gangguan syaraf otak berupa penglihatan ganda, kelumpuhan otot wajah, gangguan menelan, salah satu kelopak mata tidak dapat dipijamkan atau gangguan penciuman. Ada tiga kemungkinan yang dihadapi penderita struk, yakni sembuh total, sembuh tapi cacat, atau meninggal.

Ketiga faktor tersebut tergantung pada berat tidaknya serangan, cara penanganan dan faktor risiko. Faktor risiko bagi penderita yang tidak dapat dikendalikan adalah, usia, jenis kelamin, keturunan, struk sebelumnya dan detak jantung yang tidak teratur.

Faktor yang dapat dikendalikan antara lain:tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, jumlah sel darah merah, kebiasaan merokok, minuman beralkohol, kelebihan berat badan dan berolahraga.

Bahan makanan yang diajurkan bagi penderita struk antara lain, kentang panggang, ubi panggang, brokoli mentah, seledri, terong ungu panjang, rumput laut, tomat, pisang, jeruk, anggur, semangka, bawang bombai, bawang putih, jamur hioko, jamur putih kering, jamur kuping hitam dan umbi daun mahkota dewa.

Upaya pencegahan struk antara lain dengan cara mengonsumsi buah-buahan (seperti buah alpukat) dan sayur-sayuran (labu parang atau labu kuning, wortel, umbi jalar). Sayuran yang mengandung kalium (kentang, ikan, the hijau) dan makanan ikan yang banyak mengandung lemak, serta melakukan olehraga secara teratur.

Dan yang tidak kalah penting dari semua upaya itu ialah menghindari stres. Sebab stres sangat cepat mempengaruhi tekanan darah, detak jantung meninggi dan saraf menjadi tegang.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER