Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 31 Agustus 2015 | 05:41 WIB
Hide Ads

Disdik: Usai UN, Siswa Dilarang Coret-coretan Baju

Oleh : Fadhly Dzikry | Rabu, 17 April 2013 | 20:15 WIB
Disdik: Usai UN, Siswa Dilarang Coret-coretan Baju
Rayakan kelulusan dengan aksi coret baju - (Foto : inilah.com/Dok)

INILAH.COM, Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta melarang para siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) melakukan aksi coret baju seiring berakhirnya ujian nasional 2013, Kamis (18/4/2013) besok.

"Dinas (pendidikan) melarang konvoi tidak boleh corat-corat juga tidak, apalagi corat coret disekolah, toh kan juga baru usai ujian belom ada pengumuman," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Taufik menambahkan para siswa boleh melakukan syukuran sebagai bentuk rasa bebas dari tekanan ujian, asalkan disalurkan dengan cara yang benar seperti syukuran dan sholat.

"Boleh-boleh saja mereka (siswa) seneng merasa lepas, seolah-olah lepas dari tekanan, tapi tidak berlebihan. Kan ada yang merayakan kelulusan dengan ada syukuran, dengan sholat, tapi tetap bersyukur karena sudah lewat," jelasnya.

Untuk mengantisipasi aksi coret baju dan konvoi motor yang biasa nya dilakukan oleh siswa, Taufik mengatakan pihaknya telah menginstruksikan sekolah agar para siswa di jemput orang tua usai mengikuti UN.

"Ada yang walimuridnya minta jemput ke sekolah, ada yang menahan muridnya dulu untuk dikawal, yang penting tiap-tiap sekolah siapapun sekolahnya punya komunikasi yang baik," ujarnya.

"Kita juga dihari ketiga ini sudah mengeluarkan larangan kepada para peserta ujian untuk konvoi dijalan, itu tidak boleh, corat-coret. Pengumuman telah kita berikan secara lisan ketiap sekolah," katanya lagi.

Bahkan untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan melibatkan pihak kepolisian dan masyarakat.

"Dan satu lagi sekolah ada komunikasi dengan Linmas setempat seperti Camat, Lurah, sampai pihak kepolisian dan warga sekitar untuk ikut mengawasi atau memberikan informasi atau ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," tandasnya.[bay]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.