Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 06:16 WIB

Jokowi: Jadi Gubernur Karena Kecelakaan

Oleh : Fadhly Dzikry | Kamis, 4 April 2013 | 04:19 WIB
Jokowi: Jadi Gubernur Karena Kecelakaan
Gubernur DKI Jakarta Joko widodo - Inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta mengatakan perihal dirinya menjadi seorang Walikota dan Gubernur merupakan hal yang tidak pernah dibayangkan, dia mengatakan kejadian tersebut merupakan kecelakaan.

"Delapan tahun yang lalu karena keelakaan saya jadi Walikota, ini kecelakaan, gak ada hujan dan angin" ujarnya.

Dia menambahkan dirinya menjadi Walikota karena ada yang mendaftarkannya sebagai kandidat calon Walikota, dia juga menganggap dirinya bukan seorang politikus dan organisatoris yang baik dan pandai. Dirinya mengaku dirinya terpilih sebagai Walikota Solo karena masyarakat Solo sudah bosan dengan pemain lama.

"Karena ada yang daftarin saya, saya bukan politikus, bukan organisasi yang pinter. Mungkin masyarakat sudah bosen dengan yang lama-lama, kemudian liat saya, kok ada muka baru, jadinya mereka coblos saya jadi Walikota,".

Tidak hanya itu Mantan Walikota Solo itu juga mengatakan dirinya juga kecelakaan menjadi Gubernur DKI Jakarta, menurutnya seharusnya dari Solo ia maju menjadi Gubernur di Jawa Tengah.

"kecelakaan lagi jadi Gubernur, kalau dari Solo itu kan harusnya ke Jawa Tengah kan, tapi ini ke Jakarta, itu kecelakaan" katanya.

Selain itu dia mengatakan untuk menjadi seorang pejabat harus mendengar langsung ke lapangan dan keluhan langsung dari masyarakat, karena menurutnya disanalah masalah yang sebenarnya. Dia juga menyindir pejabat-pejabat yang hanya bekerja di belakang meja, dan hanya mendengar laporan dari bawahan. Hal tersebut dinilainya akan menimbulkan kebijakan yang salah apabila seorang kepala daerah mengeluarkan keputusan.

"Problem itu ada di kampung, adanya di masyarakat, adanya di RT/RW, kanan kiri sungai dan rel kereta api. Kebijakan itu tepat kalau kita menguasi problem, masalah, lapangan. Kalau hanya di meja terima laporan, itu kebijakan bisa keleru" tandasnya. [ton]

Komentar

 
x