Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Januari 2015 | 23:52 WIB
Hide Ads

Mau Reuni, Siswi SMA Diperkosa Teman SMP

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 2 April 2013 | 01:33 WIB
Mau Reuni, Siswi SMA Diperkosa Teman SMP
Ilustrasi - Ist

INILAH.COM, Jakarta - Seorang siswi SMA berinisial DS (16) diperkosa temannya saat ingin menghadiri acara temu kangen (reuni) SMP di kawasan Jakarta Timur. Diduga, pelakunya inisial AL (16) teman SMP korban.

Kasubag Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Didik Hariyadi mengatakan, awalnya korban diundang untuk hadir dalam acara reuni SMP di kediaman pelaku kawasan Jakarta Timur pada bulan Februari 2013 lalu. Kemudian, begitu tiba ternyata korban DS datang lebih awal daripada teman lainnya.

"Saat itu kondisi rumah AL memang lagi sepi sehingga muncul niat untuk memperkosa DS," ujar Didik, Senin (1/4/2013).

Ia menjelaskan, pelaku menjalankan modusnya itu yakni meminta tolong kepada korban DS untuk masuk ke dalam kamarnya. Tanpa ada rasa curiga, akhirnya DS memenuhi permintaan tolongnya.

"Namun begitu di kamar korban merasa dijebak, akhirnya badan DS ditindih oleh AL dengan tenaga yang kuat sehingga tidak bisa berontak. Korban sempat berontak tapi kalah tenaganya," ucapnya.

Setelah itu, pelaku AL langsung menyetubuhi korban dengan sepuasnya dan AL pun mengancam supaya peristiwa ini tidak diberitahukan kepada siapa pun. "Karena ancaman, jadi korban pendam sendiri peristiwa ini. Dia juga malu aibnya terbongkar jadi takut," tutur Didik.

Korban DS pun terlihat aneh oleh keluarganya pasca mendapati perbuatan asusila yang dilakukan temannya tersebut. DS mengalami perubahan drastis, sering murung dan pendiam. Selain itu, keluarga juga melihat ada yang tidak beres karena DS tidak memakai jilbab padahal sebelumnya menutup aurat.

"Dari situ korban mengaku telah diperkosa temannya saat reunian, ini diketahui setelah keluarga mendesak bicara," tambahnya. [ton]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.