Kamis, 24 April 2014 | 11:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Kronologi Penangkapan Pelaku Mutilasi
Headline
ilustrasi - inilah.com
Oleh: Anton Hartono
metropolitan - Kamis, 7 Maret 2013 | 08:33 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Jajaran Polres Jakarta Timur akhirnya mengungkap kasus mutilasi yang ditemukan potongan tubuh di ruas jalan tol Cikampek pada Selasa (5/3/2013) lalu. Berdasarkan keterangan, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol. Mulyadi Kaharni menjelaskan pengungkapan kasus berawal dari pemeriksaan sejumlah saksi serta barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan mengaku sempat melihat angkutan kota (angkot) KWK 03 jurusan Cililitan-Kampung Rambutan yang sedang membawa bungkusan mencurigakan. Melalui monitor Close Circuit Television (CCTV) yang ada di pintu tol, polisi pun melihat adanya angkot tersebut pada Selasa (5/3/2013) pagi yang selanjutnya diselidiki ke tempat pemilik angkot.

"Setelah mendapatkan alamat pemilik angkot, diketahui angkot itu disewa oleh tersangka berinisial BS. Dan pemilik angkot menunjukkan alamat rumah tersangka," ujar Mulyadi.

Petugas pun langsung mendatangi rumah tersangka BS (35) di Jl Bungur Raya Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Saat dilakukan penangkapan, ketika itu tersangka tengah asyik tidur di rumahnya. Dan yang lebih mengejutkannya lagi, ternyata korban mutilasi itu adalah istri dari pelaku sendiri yang berprofesi sebagai penjual soto.

Dalam menjalankan aksi sadisnya, pelaku dibantu oleh seorang pembantu perempuannya berinisial Ti (39) untuk membuang potongan tubuh korban di ruas jalan tol Cikampek dengan menggunakan angkot yang disewanya sebesar Rp250 ribu.

Dari kediaman rumah pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk menghilangkan nyawa korban yang berinisial DSA yakni berupa dua bilah pisau, sebilah parang dan celana panjang. Tak hanya itu, polisi juga membawa angkot yang digunakan untuk membuang potongan-potongan korban.

"Tak ada perlawanan sama sekali dalam penangkapan dua tersangka yang dilakukan pada Rabu (6/3/2013) Maghrib. Untuk motif mutilasi, sementara ini diketahui masih sebatas cemburu," kata Mulyadi.

Atas perbuatannya tersangka BS terancam hukuman penjara 20 tahun hingga hukuman mati dan dijerat Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Sedangkan tersangka Ti, dikenai Psal 55 jo Pasal 56 jo Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan.

Sebelumnya, Selasa (5/3/2013) pagi, warga digegerkan penemuan potongan tubuh wanita di ruas jalan tol Cikampek di lokasi yang berbeda dengan jarak sekitar 1 kilometer. Potongan tubuh wanita ditemukan pertama kali di KM 00.200 berupa kaki kanan, selanjutnya di KM 01.200 ditemukan tangan kanan, di KM 02.200 ditemukan tangan kiri serta dada dan di KM 03.300 ditemukan 03.300.

Kemudian di KM 02.600 ditemukan potongan usus yang berada dalam kantong plastik hitam dan di KM 03.800 ditemukan potongan kepala yang juga dimasukkan dalam plastik. [ton]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.