Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 2 Juli 2015 | 15:05 WIB
Hide Ads

Makan Nasi Goreng, Leher Ditebas Nyaris Putus

Oleh : - | Senin, 18 Februari 2013 | 07:15 WIB
Makan Nasi Goreng, Leher Ditebas Nyaris Putus
beritajatim.com

INILAH.COM, Tuban - Lawan (35), seorang Sopir asal Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban tewas dengan kondisi leher nyaris putus setelah ditebas parang saat makan nasi goreng. Korban sempat lari hingga ratusan meter.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Minggu (17/2/2013) dini hari.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun beritajatim.com, kejadian pembunuhan yang belum diketahui motifnya tersebut berawal saat korban sedang menunggu makan di warung nasi goreng milik Mariyono yang berada di Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Tuban.

Menurut sejumlah saksi mata bahwa korban saat itu sedang duduk dibangku warung nasi goreng yang berada di tepi jalan desa tersebut. Tiba-tiba didatangi dua orang pria membawa parang dan sambit. Kemudian pelaku langsung menebas leher korban dari belakang.

"Awalnya dia sedang nunggu makan nasi goreng, secara tiba-tiba ada orang membacoknya dari belakang. Saat itu saya sedang mengoreng nasi, kemudian korban langsung lari," ujar Mariyono, penjual nasi goreng yang merupakan warga desa setempat.

Selanjutnya, meski terluka parah akibat terkena sabetan pedang dari pelaku korban langsung berusaha lari untuk menyelamatkan diri dari pelaku pembacokan itu. Kemudian korban akhirnya tumbang di belakang masjid Jami' Kerek, sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

"Saat di belakang masjid korban langsung terjatuh dan meninggal. Kemudian warga langsung lapor polisi," ujar Luki, warga setempat.

Sementara itu, petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban yang mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian tergeletaknya korban yang berada di belakang masjid tersbut. Petugas langsung melakukan identifikasi terhadap jenazah korban.

Dari hasil identifikasi di TKP, korban mengalami luka bacok di bagian leher hingga nyaris putus. Selanjutnya setelah dilakukan identifikasi korban langsung dievakuasi dibawa ke kamar jenazah RSUD Tuban untuk dilakukan otopsi.
Sementara petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus pembunuhan itu. [beritajatim]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.