Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 2 Juli 2015 | 06:10 WIB
Hide Ads

Sampah Sisa Banjir Menumpuk di Jalan Otista

Oleh : Anton Hartono | Senin, 21 Januari 2013 | 11:36 WIB
Sampah Sisa Banjir Menumpuk di Jalan Otista
inilah.com/Anton Hartono

INILAH.COM, Jakarta - Tumpukan sampah serta lumpur sisa banjir yang merendam sepanjang ruas Jl Raya Otista, Jakarta Timur terlihat menggunung di sisi jalan dari arah Cawang menuju Kampung Melayu. Akibatnya kendaraan yang melintas harus antre, karena ruas jalan menjadi sempit.

Dari pantauan INILAH.COM, sampah-sampah yang terdiri dari tanah merah sisa lumpur, kursi, lemari hingga tempat tidur itu menggunung di sepanjang Jl Raya Otista hingga mencapai ribuan meter kubik. Dan petugas kebersihan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur pun masih melakukan pengangkutan terhadap sampah-sampah tersebut dengan menggunakan truk ukuran besar.

Terkait hal ini Kasie Kebersihan Kecamatan Jatinegara, Niman Kaning mengatakan pihaknya telah melakukan pengangkutan sampah sejak Minggu (20/1/2013) kemarin sore di sepanjang Jl Raya Otista mulai dari Gang Kebon Sayur, Gang Mangga, Gang Asem, Gang Saabun, Gang Setia, Halte Asrama Polri, Taman Kampung Melayu, serta kawasan Kebon Pala.

"Bermacam sampah mulai dari kayu gelondongan, lemari, kursi, dan tempat tidur. Ini belum semuanya, masih ada sampah-sampah yang belum diangkut dari dalam gang-gang yang sempat terendam banjir kemarin," ujarnya, Senin (21/1/2013).

Menurutnya ribuan meter kubik sampah itu diangkut menggunakan 12 truk. Pengangkutan sampah masih terus berlangsung, pasalnya masih ada sampah dari perumahan warga yang masih belum dikeluarkan ke ruas jalan.

Sementara itu lokasi pengungsi untuk korban banjir masih dipenuhi warga di antaranya di Gelanggang Olahraga Jaktim, Kantor Sudin Kesehatan Jaktim, Gereja Koinonia, Sekolah Santa Maria, dan di area RS Hermina. [mvi]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.