Jumat, 19 Desember 2014 | 07:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polda Jatim Ungkap Penjualan Senpi Ilegal
Headline
Ilustrasi - inilah.com
Oleh:
metropolitan - Sabtu, 22 Desember 2012 | 08:05 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Pasuruan - Subdit IV Resmob Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim berhasil mengungkap penjualan senjata api (senpi) ilegal di Desa Cukur, Kecamatan Gondang, Grati, Pasuruan.

Menurut Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Jatim, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Suhartoyo, dalam penangkapan tersangka kepemilikan senpi ilegal tersebut, satu orang berhasil diamankan sedangkan satu orang lainnya melarikan diri.

“Polisi berhasil menangkap Bambang Gandu (36), warga Dusun Cukur Gondang, Grati, Kabupaten Pasuruan. Awalnya, polisi mendapat informasi bahwa di wilayah Grati, Pasuruan, ada seorang penjual senpi ilegal jenis Air Softgun, “ ujar Suhartoyo, Jumat (21/12/2012)

Kemudian, lanjut Suhartoyo, polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi kemudian mendapati nama tersangka dan upaya penjebakan pun dilakukan. Dengan menyamar sebagai pembeli, polisi yang menyamar tersebut berusaha menghubungi penjual senpi dengan bantuan seorang perantara.

“Ternyata tersangka merespon ajakan polisi yang menyamar untuk bertemu guna melihat senpi tersebut. Begitu tempat transaksi ditentukan, tersangka Bambang dan Y, yang berhasil melarikan diri, akhirnya bertemu, “ ungkap Suhartoyo.

Masih menurut Suhartoyo, begitu polisi sedang melihat senpi ilegal tersebut, Y yang ikut dengan tersangka Bambang kemudian melarikan diri karena mengetahui bahwa yang mereka ajak transaksi adalah polisi.

Beberapa anggota Resmob Polda Jatim, lanjut Suhartoyo, berusaha melakukan pengejaran namun gagal. Tersangka Bambang yang mengetahui rekannya lari, ikut melarikan diri. Sempat terjadi perkelahian antara tersangka Bambang dengan beberapa anggota Resmob Polda Jatim. Meski demikian, tersangka dapat dilumpuhkan dan kemudian dibawa ke Mapolda Jatim.

Kasubdit IV Resmob Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP. Heru Purnomo menambahkan, tersangka Bambang mengaku bahwa senpi itu didapat dari tersangka Y yang melarikan diri itu. Ketika itu, Bambang yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini mengatakan jika ketika transaksi dilakukan ia hanya dimintai tolong ikut dan membawa senpi tersebut.

Berdasarkan catatan kepolisian, Heru Purnomo mengatakan jika tersangka Y yang melarikan diri tersebut residivis kasus 365 yang selalu beraksi menggunakan senpi asli dengan peluru tajam. Polisi tinggal memburu tersangka karena semua identitas tersangka sudah diketahui polisi.[beritajatim]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER