Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 31 Agustus 2015 | 00:59 WIB
Hide Ads

Asyik...Tahun 2014, Gaji PNS Pemprov DKI Naik

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Kamis, 29 November 2012 | 18:38 WIB
Asyik...Tahun 2014, Gaji PNS Pemprov DKI Naik
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Selain melakukan pembenahan dan penataan birokrasi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan akan meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, peningkatan kesejahteraan yang dimaksud adalah dengan cara menaikan gaji bagi para PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2014. Dengan adanya kenaikan gaji ini, diharapkan kinerja PNS akan semakin meningkat dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Salah satu yang menjadi fokus utama kami dalam pembenahan dan penataan birokrasi di Pemprov DKI adalah meningkatkan kesejahteraan PNS DKI. Jika mereka sejahtera, maka mereka dapat bekerja tanpa ada rasa khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya atau keluarganya," kata Ahok di Balaikota, Jakarta, Kamis (29/11/2012).

Untuk itu, Pemprov DKI akan memacu alokasi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI dalam pos anggaran belanja pegawai. Diiringi dengan melakukan efisiensi anggaran dalam program SKPD atau UKPD yang dianggap tidak terlalu penting atau mendesak.

Selain itu kenaikan gaji PNS di tahun 2014, bisa terealisasi jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat tinggi dibanding tahun sebelumnya. Saat ditanya berapa besaran kenaikan gaji PNS itu, Ahok belum bisa memastikan.

"Kita belum memutuskannya. Ini baru rencana saja. Tunggu PAD dulu dong. Nanti Bu Budhi yang akan rumuskan. Yang penting kita pengen bikin orang bangga kerja disini (Pemprov DKI), sama bangganya seperti kerja di bank atau perusahaan minyak. Jadi penentuan naik atau tidaknya, bisa dari insentif atau dari naiknya PAD," jelasnya.

Ahok melanjutkan, dengan adanya kenaikan gaji ini, diharapkan PNS bekerja lebih profesional, bersih dan tidak ada lagi yang melakukan korupsi. Ia mengacam jika setelah ada kenaikan gaji, namun masih ada yang melakukan korupsi dan tidak bekerja maksimal dan optimal, maka Pemprov DKI tidak akan ragu memberikan sanksi yang tegas.

"Mereka sudah diberikan peningkatan kesejahteraan melalui kenaikan gaji yang tinggi. Kalau itu tidak diimbangi dengan kinerja yang prima dan tidak optimal melayani warga, ya harus diben sanksi," tegasnya.[bay]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.