Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Mei 2017 | 12:08 WIB

Pertemuan Asia Eropa

Fauzi Bowo Ingatkan Gubernur Soal Climate Change

Oleh : Bayu Hermawan | Minggu, 21 Oktober 2012 | 18:48 WIB
Fauzi Bowo Ingatkan Gubernur Soal Climate Change
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Berlin - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan kebijakan perkotaan yang berkelanjutan harus bertujuan memberikan kontribusi untuk menemukan solusi terhadap tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim (climate change).

"Pengembangan dan penggunaan energi terbarukan dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan serta membantu menurunkan tingkat polusi," ujarnya saat di depan peserta Pertemuan Asia Eropa (ASEM) kedua untuk Gubernur dan Walikota, di Berlin, Jerman.

Ia mencontohkan, jenis kendaraan baru, seperti kendaraan listrik, menawarkan pilihan mobilitas yang menarik, inovatif, dan ramah lingkungan yang memberikan manfaat khusus untuk kota-kota besar. Industri konstruksi modern juga, lanjut Fauzi membantu untuk mencegah pemborosan konsumsi sumber daya dan menciptakan bangunan hemat energi.

"lingkaran ekonomi yang efisien memungkinkan untuk memiliki kota-kota yang bersih dan pada saat yang sama, kembali menggunakan bahan baku yang berharga dengan cara menciptakan energi terbarukan," katanya

Ia melanjutkan, yang terpenting kedepan, dengan energi terbarukan dapat mengendalikan bencana dan berorientasi pada kebutuhan perawatan kesehatan memberikan kontribusi penting untuk keselamatan dan kualitas hidup.

Pertemuan Asia Eropa (ASEM) kedua untuk Gubernur dan Walikota di Berlin bertujuan untuk berbagi Strategi Perubahan di antara kota-kota Asia dan Eropa dalam hal mengatasi masalah perkotaan semakin dinamis dan tantangan yang muncul.

Pertemuan yang berlangsung 18-19 Oktober 2012 dibuka oleh Walikota Berlin Klaus Wowereit. Klaus mengatakan pemimpin lokal dan regional Eropa maupun Asia harus mampu membangun kesadaran akan fakta bahwa kota-kota, apapun ukuran mereka, semua menghadapi tantangan serupa dan dihadapkan dengan pertanyaan yang sama. "Bagaimana kita menanggapi perubahan iklim? Bagaimana kita ingin hidup bersama besok? Dan Bagaimana kita ingin memerintah?" Katanya.[bay]

 
x