Rabu, 30 Juli 2014 | 14:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Birokrasi DKI Tantangan Pertama Jokowi-Basuki
Headline
inilah.com
Oleh: R Ferdian Andi R
metropolitan - Jumat, 21 September 2012 | 22:01 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama melalui hitung cepat sejumlah survei dalam Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta unggul sebagai pemenang. Pekerjaan rumah pertama Jokowi-Ahok, membenahi birokrasi Jakarta.

Hal tersebut mencuat dalam diskusi Perspektif Indonesia "Kejutan Pemilukada DKI Jakarta dan Harapan Baru" di DPD RI Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (21/9/2012) yang menghadirkan Anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta AM Fatwa, Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi School Government (SSSG), Dosen Komunikasi UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto dan Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah.

Anggota DPD Provinsi DKI Jakarta AM Fatwa mengatakan tantangan pertama yang akan dihadapi Jokow-Ahok merupakan birokrasi pemprov DKI Jakarta. "Jokowi-Ahok sulit bekerja jika birokrasi tidak dibenahi terlebih dahulu," kata Fatwa yang juga mantan birokrat Pemprov DKI Jakarta ini.

Dia optimistis Jokowi-Ahok dapat membenahi birokrasi Pemprov DKI Jakarta. Dia yakin Jokowi-Ahok dapat membenahi birokrasi Jakarta. "Saya kira satu tahun pertama, Jokowi-Ahok bisa membenahi birokrasi Jakarta," cetus Fatwa yang juga aktivis Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Bagi Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi School Government (SSSG) Fadjroel Rachman paruh pertama periode Jokowi-Ahok di DKI Jakarta menjadi tahun-tahun sulit dalam membenahi birokrasi Jakarta. "Dua tahun pertama bagi Jokowi-Ahok menjadi tahun yang sulit dalam membenahi birokrasi di Jakarta. Jika tidak dibenahi, agenda program kerja Jokowi-Ahok akan sia-sia," papar Fadjroel.

Modal ekspektasi publik yang luar biasa dimiliki Jokowi-Ahok, kata Fajdroel harus menjadi energi positif dalam memimpin Jakarta. Jokowi-Ahok, kata Fajdroel, minimal mampu mengelola harapan publik Jakarta. "Minimalnya, mereka mampu mengelola harapan publik Jakarta. Jangan sampai disia-siakan," tambah Fadjroel.

Hal senada juga disampaikan pengamat komunikasi politik dari UIN Jakarta Gun-Gun Heryanto. Menurut dia, dua setengah tahun pertama menjadi Gubernur DKI Jakarta akan menjadi turbulensi Jokowi-Ahok baik di birokrasi DKI Jakarta maupun struktur politik di legislatif. "100 hari pertama hingga 2,5 tahun akan menjadi turbulensi bagi Jokowi-Ahok," kata Gun Gun.

Beberapa isu penting yang dikampanyekan pasangan Jokowi-Ahok di antaranya soal kemacetan, banjir, kemiskinan serta kesejahteraan rakyat. Semua isu tersebut dipastikan melalui saluran birokrasi. Akhirnya, birokrasi DKI Jakarta menjadi pintu masuk perubahan yang ditawarkan Jokowi-Ahok. Sekarang semua kembali keada Jokowi-Ahok untuk mereformasi birokrasi DKI Jakarta. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER