Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 30 Juli 2015 | 23:10 WIB
Hide Ads

Banyak Salah Data Saat Debat

Jokowi-Ahok Bisa Dinilai Lakukan Kebohongan Publik

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 18 September 2012 | 22:07 WIB

Berita Terkait

Jokowi-Ahok Bisa Dinilai Lakukan Kebohongan Publik
Pengamat politik Siti Zuhro dan pasangan Cagub DKI Jakarta Jokowi-Ahok - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyayangkan banyaknya data salah yang digunakan oleh pasangan Cagub DKI Jakarta Jokowi-Ahok, dalam debat kandidat Cagub, pada hari Minggu (16/9/2012) malam lalu.

"Kalau berbicara data itu ya harus akurat, sinkron dan valid. Jadi harus dengan data yang dipercaya serta akurat, tidak boleh demi kepentingan sesaat tapi memanipulasi data, itu pembohongan publik," kata Zuhro kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa, (18/9/2012).

Ia menjelaskan seorang calon pemimpin terlebih saat berada dalam ajang debat kandidat yang resmi, jika menyampaikan data perlu hati-hati dan memiliki sumber yang jelas dan akurat.

"Kalau data yang disampaikan tidak akurat itu apa namanya kalau bukan pembohongan publik, jadi harus hati-hati kalau berbicara data statistik. Itu harus merujuk dari sumbernya seperti BPS, atau data-data yang terkait. Itu harus jelas referensinya jangan asal jiplak aja," ujarnya.

Menurutnya, lanjut Zuhro, jangan sampai ada penyimpangan data demi kepentingan sesaat atau target sementara demi kekuasaan. "Jadi kalau mau menang itu harus dengan cara satria dong, karena memang pemimpin itu harus berjiwa ksatria," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Basuki T Purnama atau Ahok telah menyebutkan bahwa Puskesmas di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ada sekitar 340, namun sampai saat ini baru ada 4 puskesmas yang memiliki ruang rawat inap. Akan tetapi, pernyataan Ahok langsung dibantah bahwa puskesmas ada 12 yang memiliki ruang rawat inap. Ahok juga salah saat menyebutkan jumlah Fakultas Kedokteran yang ada di Indonesia.[bay]

Tag :

1 Komentar

Image Komentar
JRIS - Senin, 8 Oktober 2012 | 20:13 WIB
Ah.. ibu ini.. bisanya mengamati doang... dasar pengamat

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.