Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Mei 2015 | 02:09 WIB
Hide Ads

Fauzi Bowo Doakan Penyebar Fitnah Diampuni Allah

Oleh : Sumitro | Sabtu, 15 September 2012 | 20:35 WIB
Fauzi Bowo Doakan Penyebar Fitnah Diampuni Allah
Fauzi Bowo - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mendoakan orang-orang yang telah menfitnahnya diampuni oleh Allah SWT. Fitnah dimaksud berkaitan dengan isu yang dihembuskan pihak-pihak tertentu untuk menggembosi perolehan suaranya pada Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua, 20 September 2012 mendatang.

"Kita berdoa supaya orang menyebarkan fitnah itu diampuni oleh Allah," ucapnya dalam halal bi halal bersama warga di Gedung Serba Guna Rusun Tanah Abang, Kebon Kacang/Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2012).

Dikatakan dia, pada putaran pertama lalu warga Rusun Tanah Abang banyak yang tidak simpati kepada dirinya karena banyak isu tidak benar yang dihembuskan. Isu dimaksud, yakni bahwa Rusun Tanah Abang dan warga sekitarnya akan digusur oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Disini, rusun ini banyak yang tidak simpati kepada Gubernur. Banyak isu yang dihembuskan, karena informasinya akan digusur," jelas Fauzi.

Ia lantas mempertanyakan isu itu dari mana datangnya, selain daripada untuk menjatuhkan dirinya. Padahal, sejatinya Rusun Tanah Abang dan pemukiman warga sekitarnya tidak akan digusur sebagaimana isu tersebut.

"Gubernur tidak punya niat untuk menggusur rusun ini. Jadi jangan memfitnah. Jangan memfitnah semua yang jelek itu pekerjaannya Foke," tegas Fauzi.

Mendapati ucapan tersebut, ratusan warga yang mengikuti halal bi halal terlihat antusias dan meneriakkan yel-yel dukungan. "Foke harga mati di Tanah Abang, RW 06 siap," katanya. [mes]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.