Selasa, 16 September 2014 | 14:24 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pria yang Mengaku Thoriq Serahkan Diri ke Polda
Headline
Foto: Ilustrasi
Oleh: Ahmad Farhan Faris
metropolitan - Senin, 10 September 2012 | 00:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pria terduga pemilik bom rakitan di Jalan Teratai 7 RT02/04, Tambora, Jakarta Barat, M Thoriq (30) menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan Muhammad Thoriq telah menyerahkan kepada Kepolisian pada Minggu sekitar pukul 17.30 WIB.

"Iya benar dia menyerahkan diri Jam 17.30 WIB," ujar Rikwanto dalam pesan singkatnya, Minggu, (9/9/2012).

Menurutnya, Thoriq yang sempat menjadi buruan Polisi karena telah ditemukan bahan ledak di rumahnya daerah Tambora, Jakarta Barat pada Rabu kemarin akhirnya menyerahkan diri dan tengah disidik.

"Ia menyerahkan diri di Pos Pol Jembatan Lima. Sekarang diperiksa di Kriminal Umum (Krimum) Polda Metro Jaya," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Iyot, ibu Thoriq, mengaku sejauh ini tidak tahu menahu aktivitas anaknya. Yang diketahui oleh Iyot kalau Thoriq hanya menjual pulsa di depan rumah.

Ketika kejadian kebakaran, Iyot mengaku sedang berada di depan rumah. Thoriq ketika itu ada di belakang rumah.

"Tiba-tiba ada asap. Asap dari bubuk itu, gak tau namanya apa," ujarnya di Polsek Tambora, Jakarta Barat, Rabu (5/9/2012).

Warga Jalan Teratai RT 002/004, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (5/9/2012) sore, dihebohkan dengan kepulan asap yang berasal dari tempat penjualan pulsa .

Menurut Ketua RT 002, Subagiyo, awalnya warga mendengar bunyi ledakan dan kepulan asap itu berasal dari rumah milik Thoriq, yang sehari-hari berdagang pulsa. Warga kemudian mencium bau karbit yang menyengat, setelah ditelusuri ternyata bau itu berasal dari rumah Thoriq.

"Kemudian waktu warga datang si Thoriq sedang bebenah, sumber asap terlihat dari tanah pintu belakang. Dari situ masyarakat mencoba mendobrak pintu belakang namun sempat ditahan oleh Thoriq, setelah terdobrak Thoriq diketahui melarikan diri dan membuang cairan seperti mesiu ke got (selokan)," ujar Subagiyo kepada wartawan di lokasi kejadian.

Menurutnya, benda yang ditemukan di kamar Thoriq barang berupa obat mesiu, plastik berwarna hitam yang terasa panas. Di samping itu, polisi juga menemukan botol plastik yang diduga berupa bahan peledak. "Itu ada dalam 3 dus kecil gitu yang dikira bom makanya semua disuruh menghindar," terangnya.[jat]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER