Rabu, 22 Oktober 2014 | 14:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Puskesmas DKI Sudah Standar Nasional
Headline
inilah.com
Oleh: Ahmad Farhan Faris
metropolitan - Minggu, 9 September 2012 | 18:03 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan kalau pelayanan kesehatan di Ibu Kota Jakarta sudah semakin baik untuk warga Jakarta daripada daerah lain.

Menurutnya, saat ini pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) semua sudah mempunyai standar yang sama di setiap kecamatan yakni proses penambahan dan fasilitas pelayanan rawat inap kelas 3. Pasalnya, ada 16 bidang layanan yang mendapatkan sertifikat ISO. Selain itu, untuk dokter pun juga sebagian besar adalah dokter spesialis.

"Jadi buat yang miskin jangan ragu-ragu, ini adalah hak orang miskin yang ada di Jakarta. RSUD di Jakarta tentu sudah jauh daripada daerah lain, bukan hanya fasilitas tapi layanannya bahwa Jakarta bisa memberikan pelayanan yang baik terlebih kepada warga tidak mampu dan masyarakat Jakarta lainnya," ujar Fauzi saat menghadiri HUT RSUD Tarakan di Monas, Jakarta, Minggu, (8/9/2012).

Fauzi juga berharap RSUD Tarakan semakin baik memberkan pelayanan. "Kemudian memberikan layanan kepada pasien SKTM harus lebih bagus, tidak boleh lagi menolak, memberikan resep keluar, artinya kondisi-kondisi ini yang harus kita perbaiki," katanya.

Pria berkumis hitam tebal ini mengatakan, kalau by pass itu baru di Tarakan saja, tapi kalau untuk jantung itu ada dua yakni di Cengkareng dan Tarakan dan semua ada 6 RSUD dan 1 di pulau.

"Jadi, kita masing-masing punya keunggulan. Kalau di Tarakan clinical centre dan jantung. Cengkareng pemecah batu ginjal dan jantung. Koja khusus trauma karena sering tabrakan. Budi Asih orang tua, Pasar Rebo paru dan jantung, Duren Sawit narkoba dan HIV," jelasnya lagi.

Fauzi juga mengatakan, di Jakarta usia perempuan itu paling tinggi daripada usia laki-laki. Memang laki-laki masih rendah karena faktor seperti merokok.

"Bukan cuma itu, tapi juga karena bentuk ngomel soal macet, kalau tidak ngomel soal macet itu panjang umur. Padahal kan macet itu sedang kita carikan konsep penyelesaiannya, sebab tidak dengan waktu cepat," ujarnya. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER