Senin, 24 November 2014 | 20:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Korban Bom Depok, Punya Kemiripan dengan Thoriq
Headline
Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Radjab - IST
Oleh: Renny Sundayani
metropolitan - Minggu, 9 September 2012 | 12:34 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung Suharsono Radjab, mengakui bahwa korban luka berat di Depok, Jawa Barat memiliki kemiripan fisik dengan buron peracik bom rakitan di Tambora, Muhammad Thoriq.

"Memang ada mirip-mirip. Tapi betul tidaknya, nanti kita ambil DNA orang tuanya dan tanya istrinya untuk mengenali. Kalau katakan sekarang itu dia (Thoriq) masih terlalu dini," kata Untung, Minggu (9/9/2012).

Menurutnya, dalam waktu dekat, polisi akan menyamakan DNA korban dengan orang tua Thoriq. Secara fisik, Untung mengakui bahwa wajah korban masih bisa dikenali. Namun, untuk lebih memastikan kepolisian juga mengambil sampel sidik jari korban untuk disamakan dengan sidik jari yang ada di dokumen-dokumen milik keluarga Thoriq.

"Semuanya ini untuk kepastikan. Berikan kesempatan polisi untuk olah TKP, berikan kesempatan untuk kaitkan dan peroleh kesimpulan apa yang sudah terjadi," ucap Untung.

Thorik merupakan salah seorang buron dalam kasus meletusnya sebuah bom rakitan setengah di Jalan Teratai 7, RT 02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pukul 14.30 WIB. Awalnya, warga menyangka ada kebakaran. Warga sekitar lalu mendatangi rumah tersebut dan mendapati benda itu yang diduga dimilik Muhamad Thoriq (32).

Saat warga mendekat, Thoriq justru kabur dengan masih mengenakan sarungnya ke arah Jembatan Lima. Tim Gegana langsung mengamankan benda berbahaya itu untuk diteliti lebih lanjut.

Di lokasi, aparat kepolisian juga menemukan lembaran pembuatan racun, detonator, bahan-bahan kimia yang diduga black powder, belerang, sejumlah paku, dan lima buah pipa paralon yang berisi paku di kamar Thoriq. Belum diketahui pasti tujuan Thoriq memiliki bahan-bahan peledak ini.

Thoriq merupakan salah seorang warga yang masuk dalam pantauan kepolisian. Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Suntana juga Thoriq ikut terlibat dalam kelompok radikal yang dipantau kepolisian. Warga pun kerap melihat rumah Thoriq didatangi pria-pria berjanggut. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER