Sabtu, 20 September 2014 | 06:53 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Soal Spanduk Jokowi & Megawati
Koalisi Partai Pendukung Jokowi-Ahok Pecah?
Headline
inilah.com/Ardhy Fernando
Oleh: Ajat M Fajar
metropolitan - Senin, 27 Agustus 2012 | 21:40 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pemasangan spanduk bertuliskan "Jokowi Gubernur Megawati Presiden" di beberapa sudut kota, tampaknya menjadi pro dan kontra. Bahkan isu berhembus, gara-gara tulisan dalam spanduk tersebut, hubungan partai koalisi pendukung Jokowi-Ahok dikabarkan pecah.

Isu yang beredar, karena spanduk bertuliskan "Jokowi Gubernur Megawati Presiden", kader Partai Gerindra yang mengusung Prabowo sebagai calon presiden dalam Pemilu Presiden 2014 meradang. Bahkan Hasyim Djoyohadikusumo menyatakan bahwa bila Jokowi-Ahok menang, mereka harus mendukung Prabowo pada pemilu 2014 mendatang.

Akibatnya, untuk menghindari konflik di antara dua kubu yang sama-sama mengusung Jokowi-Ahok sebagai pasangan Cagub/Cawagub DKI Jakarta, spanduk tersebut pun dicopot.

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan hingga saat ini hubungan PDI Perjuangan dan Partai Gerindra dalam keadaan baik. Menurutnya pencopotan spanduk Jokowi dan Megawati bukan atas dasar keberatan dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Dapat info dari siapa? pak prabowo marah, kemaren saya rapat dengan pak Hasyim juga tidak bahas masalah spanduk.Kami tidak pikir sejauh itu, yang penting menagkan putaran kedua," ujar Ahok kepaka INILAH.COM, Senin (27/8/2012).

Ahok menjelaskan, pencopotan spanduk itu didasari karena Timses Jokowi-Ahok tidak pernah memasang spanduk tersebut. Selain itu pendopotan didasari atas estetika keindahan kota Jakarta. "Semua spanduk yang bukan dipasang oleh kami akan kami turunkan, karena kami tidak mau kotori Jakarta," tegasnya.[dit]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
eddyriyanto
Rabu, 29 Agustus 2012 | 11:44 WIB
isu yg disebar tuk memecah belah koalisi partai, tp sayang JOKOWI-BASUKI walau diusung partai akan tetap mengusung koalisi rakyat, karena lebih kuat dan solid...
Burhan
Rabu, 29 Agustus 2012 | 09:53 WIB
hal ini semakin memperjelas kenyataan bahwa Jokowi-Ahok memang merupakan alat bagi prabowo untuk mempermulus jalannya memperoleh kekuasaan dalam pemilu 2014 nanti.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER