Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 5 Agustus 2015 | 00:52 WIB
Hide Ads

Polda Pantau Konvoi Kendaraan di Malam Takbiran

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Sabtu, 18 Agustus 2012 | 13:25 WIB
Polda Pantau Konvoi Kendaraan di Malam Takbiran
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghimbau kepada masyarakat untuk tidak merayakan malam takbiran dengan berkonvoi kendaraan. Ditlantas akan menindak tegas jika ada warga yang melanggar peraturan lalu lintas dan ketertiban saat berkonvoi kendaraan.

"Tidak perlu ada konvoi demi mengurangi potensi adanya gesekan konflik di malam takbiran yang biasa dilakukan masyarakat, lebih baik warga takbiran di rumah atau masjid masing-masing demi menciptakan suasana aman," kata Wahyono di Jakarta, Sabtu, (18/8/2012).

Wahyono melanjutkan, jika memang warga tetap ingin melakukan konvoi di malam takbiran nanti, harus tetap menaati peraturan lalu lintas yang ada dan menjaga ketertibannya juga. Menurutnya, para peserta konvoi malam takbiran supaya tidak membawa barang-barang yang berbahaya, seperti petasan atau senjata tajam. Ini berpacu pada tahun 2011.

"Bukan hanya itu, peserta konvoi juga wajib menaati aturan lalu lintas seperti mengenakan helm serta tidak naik ke atas mobil, bus, atau pick up. Sebab kalau ada yang seperti itu, langkah pertama yang kami lakukan adalah persuasif. Tapi jika tetap tidak mengindahkan, akan kami tilang sesuai dengan aturan dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," tegasnya.

Sementara Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Kombes Agung Budi Maryoto mengatakan, Polda Metro Jaya juga melakukan antisipasi kasus pencurian dengan pemberatan, perkelahian, tindakan asusila serta penganiayaan yang terjadi pada malam takbiran nanti.

"Untuk pengamanan malam takbiran itu masih berkesinambungan dengan arus mudik ya, yakni satu bagian pada Operasi Ketupat yang berlangsung sejak tanggal 11 Agustus 2012 lalu," ucap KaroOps Polda, Kombes Agung Budi Maryoto.

Dengan demikian, selain menurunkan polisi lalu lintas, sejumlah unsur kepolisian juga disiagakan seperti intel, sabhara, narkoba, brimob, dan propam. "Kalau ada tindak pidana seperti membawa senjata tajam atau petasan, tetap akan dilakukan penegakkan hukum," tandasnya.[bay]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.