Selasa, 22 Juli 2014 | 22:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polda Pantau Konvoi Kendaraan di Malam Takbiran
Headline
inilah.com
Oleh: Ahmad Farhan Faris
metropolitan - Sabtu, 18 Agustus 2012 | 13:25 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghimbau kepada masyarakat untuk tidak merayakan malam takbiran dengan berkonvoi kendaraan. Ditlantas akan menindak tegas jika ada warga yang melanggar peraturan lalu lintas dan ketertiban saat berkonvoi kendaraan.

"Tidak perlu ada konvoi demi mengurangi potensi adanya gesekan konflik di malam takbiran yang biasa dilakukan masyarakat, lebih baik warga takbiran di rumah atau masjid masing-masing demi menciptakan suasana aman," kata Wahyono di Jakarta, Sabtu, (18/8/2012).

Wahyono melanjutkan, jika memang warga tetap ingin melakukan konvoi di malam takbiran nanti, harus tetap menaati peraturan lalu lintas yang ada dan menjaga ketertibannya juga. Menurutnya, para peserta konvoi malam takbiran supaya tidak membawa barang-barang yang berbahaya, seperti petasan atau senjata tajam. Ini berpacu pada tahun 2011.

"Bukan hanya itu, peserta konvoi juga wajib menaati aturan lalu lintas seperti mengenakan helm serta tidak naik ke atas mobil, bus, atau pick up. Sebab kalau ada yang seperti itu, langkah pertama yang kami lakukan adalah persuasif. Tapi jika tetap tidak mengindahkan, akan kami tilang sesuai dengan aturan dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," tegasnya.

Sementara Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Kombes Agung Budi Maryoto mengatakan, Polda Metro Jaya juga melakukan antisipasi kasus pencurian dengan pemberatan, perkelahian, tindakan asusila serta penganiayaan yang terjadi pada malam takbiran nanti.

"Untuk pengamanan malam takbiran itu masih berkesinambungan dengan arus mudik ya, yakni satu bagian pada Operasi Ketupat yang berlangsung sejak tanggal 11 Agustus 2012 lalu," ucap KaroOps Polda, Kombes Agung Budi Maryoto.

Dengan demikian, selain menurunkan polisi lalu lintas, sejumlah unsur kepolisian juga disiagakan seperti intel, sabhara, narkoba, brimob, dan propam. "Kalau ada tindak pidana seperti membawa senjata tajam atau petasan, tetap akan dilakukan penegakkan hukum," tandasnya.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER