Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 Februari 2015 | 05:55 WIB
Hide Ads

Duh, Konsumsi Sabu-sabu Agar Stamina Jos

Oleh : - | Jumat, 17 Agustus 2012 | 20:05 WIB
Duh, Konsumsi Sabu-sabu Agar Stamina Jos
beritajatim.com

INILAH.COM, Malang - Dua sindikat pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS) tertangkap Tim Buser Satuan Narkoba Polres Malang, Jumat (17/8/2012). Dua pelaku atas nama Choirul Umam (32) dan Saruki Wawan Sulistianto (37). Keduanya, tercatat tinggal di Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Diduga kedua lelaki ini masuk dalam sindikat jaringan pengedar sabu-sabu yang biasa mengedarkan serbuk putih narkoba itu di wilayah Malang Raya. "Kami masih melakukan penyidikan dan pemeriksaan. Kedua pelaku ini sudah lama kami intai," ungkap petugas di Satuan Narkoba Polres Malang, Jumat (17/8/2012).

Data yang dihimpun menyebutkan, yang tertangkap lebih dulu adalah Umam. Dari tangan dia, petugas mengamankan barang bukti berupa alat hisap bong, satu pipet kaca, dua poket sabu, 38 biji sedotan plastik, korek gas dan ponsel.

Menurut pengakuan Umam, dia beli SS dari temannya seharga Rp 2,3 juta. Alasannya, Umam pakai sendiri untuk menambah stamina. "SS itu saya pakai sendiri, Pak untuk menambah stamina agar tidak mudah capek," kata Umam.

Usai menangkap Umam, polisi akhirnya berhasil mengamankan Saruki di rumahnya. Sama dengan Umam, Saruki diduga sudah lama jadi pengedar SS di wilayah Malang.

Saat diamankan, Saruki kedapatan menyimpan 12 poket SS di rumahnya. " Saya beli di Surabaya, Pak. Saya transfer uang Rp 6 juta dapat sabu 4 gram. Biasanya, saya jual lagi dengan cara diecer dan untung Rp 1,5 juta," terang Saruki.

Hingga kini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satnarkoba Polres Malang. Keduanya, terancam hukuman 5 tahun penjara karena melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [beritajatim.com]

Tag :

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.